Sebanyak 150 Tim Pengawas Diterjunkan untuk Pantau Kesehatan Hewan Kurban di Bantul
Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul menerjunkan 150 personel tim pengawas untuk memantau titik pemotongan
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul menerjunkan 150 personel tim pengawas untuk memantau titik pemotongan dan kesehatan hewan kurban 1442/2021.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Sebabnya, karena ada petugas yang pensiun dan juga keterbatasan anggaran.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DPPKP Bantul, Joko Waluyo mengatakan personel yang dilibatkan dalam tim pengawasan kesehatan hewan kurban tahun ini lebih sedikit yaitu sekitar 150 orang.
Baca juga: Pemantauan Hewan Kurban Tetap Digulirkan Pemkot Yogyakarta Selama PPKM Darurat
Sementara, pada tahun lalu ada 200 orang.
"Karena banyak (petugas) yang pensiun dan juga karena ada keterbatasan anggaran refocusing," kata dia, Kamis (15/7/2021).
Ia menjelaskan, ratusan personel yang terlibat dalam tim pengawasan terdiri dari tenaga medis dan paramedis dari pusat kesehatan hewan, penyuluh dan kader kesehatan.
Mereka bertugas memantau titik pemotongan. Namun sebelum itu, sebagian petugas juga memantau kesehatan hewan sebelum Idul Adha.
Utamanya di kandang-kandang ternak kelompok dan pasar tiban atau titik penampungan ternak.
Pemantauan ini sudah dilakukan sejak akhir bulan Juni. Petugas mendatangi kandang pedagang untuk memeriksa kondisi fisik ternak, menanyakan asal usul ternak, dan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).
"Hasilnya sampai saat ini belum ditemukan adanya penyakit menular dan membahayakan," kata dia.
Baca juga: Isolasi Mandiri Dapat Obat Gratis, Satgas Covid-19 DIY Minta Kabupaten/Kota Lakukan Pendataan
Joko mengungkapkan, untuk pengawasan tahun ini pihaknya akan memaksimalkan petugas yang ada.
Sebab, bantuan relawan pengawas kesehatan dari perguruan tinggi sejak pandemi telah ditiadakan.
Meskipun, kata dia, idealnya DPPKP membutuhkan 300 personel pengawas dengan asumsi setiap orang mengawasi lima hingga enam titik.
Sebab pada Idul Adha tahun ini, pihaknya memperkirakan ada lebih dari 2.500 titik pemotongan.
Nantinya, di titik pemotongan petugas akan memeriksa bagian-bagian organ hewan yang telah disembelih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)