Breaking News:

Musyawarah dan Pencairan UGR Tol Yogyakarta-Solo di Klaten Disetop Selama PPKM Darurat

Musyawarah dan Pencairan Uang Ganti Rugi (UGR) jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah disetop selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Kurniatul Hidayah
IST
Proyek strategis nasional pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Solo-Semarang (Joglosemar) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Musyawarah dan Pencairan Uang Ganti Rugi (UGR) jalan tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah disetop selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Hal itu disampaikan oleh Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol Yogyakarta-Solo di Klaten, Christian Nugroho pada Tribun Jogja, Rabu (14/7/2021).

"Terakhir pembayaran di Desa Ngabeyan, untuk saat ini setop dahulu mengikuti PPKM Darurat," ujar Christian.

Ia mengatakan, penyetopan kegiatan musyawarah dan pembayaran UGR jalan tol Yogyakarta-Solo tersebut juga mengikuti surat edaran (SE) Setjen Kementerian PUPR RI.

Baca juga: Bantu PMI Kota Yogyakarta, PSIM Ajak Masyarakat Donor Plasma Konvalesen 

Menurutnya, jika tidak disetop dalam waktu dekat akan dilakukan musyawarah dan pencairan di desa lainnya di Kecamatan Karanganom.

"Kalau tidak disetop ada musyawarah dan pencairan di daerah Karanganom. Tapi karena tidak ingin adanya pengumpulan masyarakat jadi di setop dahulu," jelasnya.

Sebelumnya, UGR tanah terdampak pembangunan jalan Tol Yogyakarta-Solo di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berlanjut ke Desa Ngabeyan, Kecamatan Karanganom, Rabu (30/6/2021).

Di desa tersebut terdapat 22 bidang tanah yang diterjang oleh pembangunan proyek trans Jawa.

Namun untuk pembayaran sesi pertama baru 13 bidang tanah yang dibayarkan.

Sementara 9 bidang sisanya masih melengkapi administrasi hingga validasi data di Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved