PSIM Yogyakarta
Bantu PMI Kota Yogyakarta, PSIM Ajak Masyarakat Donor Plasma Konvalesen
Kasus positif Covid-19 di DI Yogyakarta semakin meningkat belakangan ini, kemarin Selasa (13/7/2021) tercatat sebanyak 2731 kasus dalam satu harinya.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus positif Covid-19 di DI Yogyakarta semakin meningkat belakangan ini, kemarin Selasa (13/7/2021) tercatat sebanyak 2731 kasus dalam satu harinya.
Angka itu meningkat signifikan dalam kurun waktu satu bulan, sebelumnya angkat tersebut stabil di rerata 200 kasus perharinya.
Buntut dari kasus tersebut, kebutuhan darah plasma konvalesen ikut meningkat tajam.
Mengetahui hal tersebut, klub kebanggan sepak bola asal Kota Yogyakarta, PSIM Yogyakarta membentuk PSIM Empathy Peduli Covid-19 untuk membantu PMI Kota Yogyakarta dan pemerintah setempat.
Upaya itu sebagai salah satu bentuk komitmen PSIM Yogyakarta untuk terus berjuang menjadi tombak sepakbola modern di Indonesia, yang bukan hanya sekadar permainan sepakbola, tetapi PSIM akan memberdayakan komunitas Kota Yogyakarta.
Baca juga: Optimalkan MPLS, Sekolah di Gunungkidul Maksimalkan Pemanfaatan Media Daring
Dalam pelaksanaannya PSIM akan ambil bagian dalam mengkampanyekan edukasi kepada masyarakat, khususnya penyintas Covid-19 untuk ikut mendonorkan plasma konvalesen sebagai wujud program penyembuhan pasien.
Business Director PSIM Jogja, Yuliana Tasno, mengatakan jika PMI Kota Yogya saat ini masih mengalami kesulitan untuk mencari penyintas Covid-19 yang bersedia mendonorkan plasma konvalesennya.
“Ya, dari berita yang saya baca, petugas Perekrutan dan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Jogja masih mengalami kesulitan mencari penyintas Covid-19 yang mendonorkan plasma konvalesennya. Maka dari itu, kami tim PSIM Empathy peduli Covid-19 ingin membantu petugas Perekrutan dan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Jogja untuk mengedukasi masyarakat khususnya yang telah sembuh dari Covid-19, untuk mendonorkan plasma konvelesennya,” ujar Yuliana, Rabu (14/7/2021).
Selanjutnya, Yuliana menyebut, pendonor plasma konvalesen dapat diperoleh dari seorang penyintas Covid-19 yang telah sembuh tidak lebih dari 6 bulan.
Dalam kurun waktu itu, penyintas telah membentuk antibodi di tubuhnya setelah sembuh. Kemudian, antibodi itu akan disimpan dalam plasma darah orang tersebut.
Mekanisme untuk pendonor plasma konvalesen melalui program PSIM Empathy Peduli Covid-19 ini melalui berbagai tahap, yaitu:
1. Masyarakat yang ingin mendonorkan harus mengisi formulir yang dapat diunduh melalui tautan yang dibagikan di media sosial PSIM Jogja.
2. Data pendonor yang masuk akan diskrining oleh tim PSIM Empathy Peduli Covid-19 sesuai kriteria PMI.
3. Pendonor yang sesuai kriteria akan dihubungi oleh tim PSIM Empathy Peduli Covid-19 dan diarahkan ke PMI.
Baca juga: HURU HARA Vendor Tarik 250 Tabung Oksigen RS PKU Muhammadiyah Yogya, Sekda DIY: Itu Egois!
Yuliana berharap, bahwa program edukasi donor plasma konvalesen dapat berjalan selaras dengan petugas Perekrutan dan Pelestarian Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Kota Jogja, dan pandemi ini cepat berlalu serta dapat teratasi dengan baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ajakan-donor-plasma-konvalesen.jpg)