Breaking News:

HURU HARA Vendor Tarik 250 Tabung Oksigen RS PKU Muhammadiyah Yogya, Sekda DIY: Itu Egois!

Sedikitnya 250 tabung oksigen medis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ditarik oleh pihak vendor. Sebabnya, RS dianggap menyalahi etika bisnis

TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sedikitnya 250 tabung oksigen medis di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ditarik oleh pihak vendor.

Sebabnya, RS dianggap menyalahi etika bisnis karena mengisi ratusan tabung tersebut dengan gas oksigen dari vendor lain.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY menyayangkan peristiwa yang terjadi. Sebab, saat ini DIY tengah menghadapi situasi darurat.

Di mana lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 masih terus terjadi. 

Baca juga: Kapasitas Bed Rumah Sakit Capai 90 Persen, Pemkab Magelang Rencanakan Tambah Tempat Isolasi

Hal ini membuat oksigen menjadi langka dan membuat pihak RS kalang kabut mencari oksigen.

Perusahaan atau vendor pun diminta untuk tak mementingkan masalah etika bisnis di tengah situasi krisis seperti saat ini.

"Nggak boleh kalau sampai ada vendor seperti itu. Itu namanya egois. Saat ini kondisi sedang darurat," terang Aji di Kompleks Kepatihan, Rabu (14/7/2021).

"Kita lihat saja di Sardjito yang punya tanki gas A tapi diisi gas oksigen B nggak ada masalah. Kalau dia (vendor) bisa mengirim sesuai permintaan PKU ya silakan tapi kalau nggak bisa ya harus diisi (vendor lain), kita kejar waktu," lanjut Aji. 

Agar kejadian tersebut tak terulang, pihaknya bersedia memfasilitasi pertemuan antara pihak vendor dan RS agar permasalahan tersebut dapat tertangani.

"Nanti kalau perlu fasilitasi ya bisa kita lakukan biar nggak ada kesalahpahaman," terangnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved