Breaking News:

Rawan Kerumunan, Pemkot Yogyakarta Berupaya Tertibkan Luberan Pedagang di Pasar Tradisional

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya melakukan deretan pembatasan di seluruh pasar tradisional di wilayahnya selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta berupaya menertibkan aktivitas luberan pedagang di depan Pasar Kranggan, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya melakukan deretan pembatasan di seluruh pasar tradisional di wilayahnya selama pelaksanaan PPKM Darurat.

Hanya saja, luberan pedagang di luar pasar tradisional kini menjadi masalah pelik yang harus diantisipasi.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono mengatakan, sejatinya pedagang pasar sudah patuh terhadap aturan pembatasan kapasitas maksimal 50 persen.

Namun, potensi kerumunan justru muncul dari luberan pedagang, yang berjualan di area depan pasar.

Baca juga: Warga Klaten Diminta Salat Idul Adha di Rumah Masing-Masing

"Masyarakat dan konsumen biasanya ingin yang cepat dan praktis, yang penting dapat barang, sehingga lebih sering belanja di luar pasar," ucapnya, Selasa (6/7/2021).

Untuk mengantisipasi kerumunan di luar pasar, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kecamatan dan Satpol PP agar ditempuh upaya penertiban.

Pasalnya, jika dibiarkan begitu saja, maka akan jadi perseden buruk di tengah semangat pemerintah dalam memutus rantai COVID-19.

"Kewenangan pedagang di luar area pasar itu kan ada di  kecamatan dan Satpol PP. Makanya, kami berkoordinasi ya, dengan kedua instansi itu, untuk memastikan protokol kesehatan berjalan dengan baik," ujar Yunianto.

Sementara untuk kawasan di dalam pasar, ia memastikan, tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan PPKM Darutat.

Bahkan, agar kapasitas pengunjung bisa terpantau dan tidak melebihi 50 persen, pihaknya hanya mengoperasikan pintu utama sebagai akses keluar masuk konsumen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved