Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Lepas 6.029 Mahasiswa UGM Ikuti KKN
Ribuan mahasiswa ini mulai mengabdi sejak 5 Juli 2021 hingga 23 Agustus 2021 di 211 lokasi, yang meliputi 24 provinsi, 70 kota/kabupaten
TRIBUNJOGJA.COM - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Drs. Teten Masduki, melepas 6.029 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode 2 Tahun 2021.
Ribuan mahasiswa ini mulai mengabdi sejak 5 Juli 2021 hingga 23 Agustus 2021 di 211 lokasi, yang meliputi 24 provinsi, 70 kota/kabupaten, 178 kecamatan/kapanewon, dan 441 desa/kelurahan di seluruh Indonesia.
Bersama mereka, 211 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan 18 Koordinator Wilayah (Korwil) turut membimbing dan mendampingi.
KKN-PPM UGM kali ini kembali diselenggarakan secara daring untuk semua unit tanpa terkecuali mengingat situasi pandemi Covid-19.
Keputusan ini sesuai Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM No. 4096/UN1.PIII/DIT-PKM/PKM/2021 tertanggal 29 Juni 2021 tentang Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) Periode 2 Tahun 2021.
Surat edaran tersebut merujuk pada SE Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2021, 18 Juni 2021 sebagai antisipasi dan penanganan Covid-19.
Selain itu mengikuti pula SE Gubernur DIY Nomor 39/SE/VI/2021, 28 Juni 2021 mengenai Penundaan Sementara Kegiatan yang Dapat Menimbulkan Kerumunan di Lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Masa Pandemi Covid-19.
"Selama KKN daring mahasiswa melaksanakan KKN dari tempatnya masing-masing. Hal ini untuk melindungi mahasiswa, dosen pembimbing, koordinator wilayah, dan masyarakat di lokasi KKN," jelas Kepala Subdirektorat KKN Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM, Dr. Ir. Ambar Kusumandari, M.E.S.
Direktur DPKM UGM, Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D., menyebutkan keputusan ini ditempuh mengingat UGM berada di dalam zona merah pandemi Covid-19.
Penerjunan mahasiswa dan dosen pembimbing ke lokasi KKN dikhawatirkan justru akan menjadi potential carrier. Wilayah yang sebelumnya zona hijau bisa menjadi terpapar akibat perjalanan jauh yang ditempuh.
Nampak hadir pula secara daring Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP., Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., Direktur DPKM UGM Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D., dan para pejabat di lingkungan DPKM UGM.
Dalam kesempatan itu, Teten mengajak mahasiswa mengoptimalkan kompetensi yang dimilikinya guna memajukan sektor riil seperti kewirausahaan, pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan.
Saat ini struktur ekonomi nasional didominasi 99 persen oleh UMKM.
Alhasil UMKM berkontribusi 60 persen terhadap PDB nasional dan 97 persen tenaga kerja. Kondisi perekonomian nasional sangat ditentukan oleh kondisi UMKM.
Padahal menurut Teten, pandemi telah mengubah gaya hidup dan pola konsumsi masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menteri-koperasi-dan-ukm-drs-teten-masduki-saat-memberikan-pengarahan-secara-daring.jpg)