Pasien Covid-19 Menumpuk dan Nakes Bertumbangan, Pelayanan IGD di RSUD Wates Ditutup Sementara
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan saat ini pasien yang masih di IGD Covid-19 sebanyak 13 orang dan
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jumat (2/7/2021) ini, giliran pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Wates ditutup sementara mulai pukul 12.00 WIB tadi.
Penutupan pelayanan tersebut disebabkan karena adanya penumpukan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di bangsal isolasi.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan saat ini pasien yang masih di IGD Covid-19 sebanyak 13 orang dan bangsal isolasi tersisa 3 tempat tidur (TT).
Baca juga: Sri Sultan Hamengku Buwono X Akan Evaluasi Penerapan PPKM Darurat Secara Berkala
Adapun penyebab lainnya, karena banyaknya tenaga kesehatan di RSUD Wates yang terpapar Covid-19.
Per hari ini, gugus tugas mencatat ada sebanyak 65 nakes di RSUD tersebut yang terkonfirmasi virus corona dan menjalani isolasi mandiri (isoman).
"Sehingga kami memutuskan pelayanan IGD ditutup sementara untuk dilakukan penataan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) dan pasien," jelasnya, Jumat (2/7/2021).
Sementara untuk ketersediaan stok oksigen di RSUD Wates hingga saat ini masih memadai.
Baca juga: Pemkab Klaten Siap Laksanakan PPKM Darurat
Baning menyampaikan pelayanan IGD akan dibuka kembali pada Sabtu (3/7/2021) pukul 20.00 WIB.
Sehingga untuk pelayanan konsultasi dan telemedicine di RSUD Wates sementara bisa menghubungi ke nomor 0821 3672 0672.
Diberitakan sebelumnya, penutupan sementara layanan IGD juga terjadi di RSUD Nyi Ageng Serang pada Rabu (30/6/2021) karena menipisnya ketersediaan oksigen.
Namun pelayanan kembali dibuka pada Kamis (1/7/2021) setelah RSUD NAS mendapatkan pasokan 60 tabung oksigen. (scp)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/breaking-news-update-covid-19-kulon-progo-6-juni-2020-pasien-positif-bertambah-satu.jpg)