Breaking News:

Jelang Idul Adha DPPKP Bantul Mulai Periksa Kesehatan Hewan

Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul melakukan sejumlah persiapan menjelang Idul Adha. 

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI
Ilustrasi PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul melakukan sejumlah persiapan menjelang Idul Adha

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DPPKP Kabupaten Bantul, Joko Waluyo mengatakan salah satu yang dilakukan menjelang Idul Adha adalah melakukan pemeriksaan di tempat penampungan ternak dan tempat penyembelihan.

Dengan adanya pandemi COVID-19, pihaknya memastikan tempat penampungan dan tempat penyembelihan menaati protokol kesehatan. 

Baca juga: Kasus Covid-19 di DIY Masih Tinggi, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Selama Satu Pekan

"Sudah sejak minggu kemarin kami bergerak. Karena ada pandemi, kami melakukan sosialisasi kaitannya dengan protokol kesehatan. Tahun 2020 kan juga dalam masa pandemi, kami juga lakukan sosialisasi," katanya, Jumat (25/06/2021).

Selain protokol kesehatan, pihaknya juga melakukan pemantauan terkait surat keterangan kesehatan hewan (SKKH). Setiap hewan kurban yang masuk wilayah Bantul wajib memiliki SKKH. 

Tak hanya memeriksa SKKH, pihaknya juga memeriksa kembali kesehatan hewan. Ia memastikan setiap hewan yang masuk wilayah Bantul sehat. 

"Kami tidak mau ada penyakit zoonosis masuk. Jadi kami periksa semua hewan yang masuk. Kalau SKKH itu wajib,nanti hewan masuk langsung kami cek, ada yang baru lagi kami cek lagi. Jadi memang hewan untuk kurban semua kondisinya sehat," terangnya. 

Baca juga: Kemenparekraf Gulirkan Program Insentif Pemerintah 2021 Sebesar Rp 60 miliar

Dalam melakukan pemeriksaan, pihaknya melibatkan pusat kesehatan hewan (puskewan) di Kabupaten Bantul. Dari 17 kapanewon, ada 10 kapanewon yang memiliki puskeswan. 

Ia menyebut kebanyakan kambing, domba, dan sapi untuk Idul Adha datang dari luar Bantul. Kebanyakan berasal dari daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tidak hanya untuk keperluan Idul Adha, tetapi juga memenuhi tingginya konsumsi kambing di Kabupaten Bantul. 

"Kebutuhan kambing di Bantul sangat tinggi, apalagi untuk sate klathak. Kita punya 171 usaha kuliner kambing di Bantul. Kebutuhan 700ribu ekor per hari. Tidak hanya kambing, tetapi ayam dan sapi juga kebutuhannya tinggi," tambahnya. (maw)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved