Breaking News:

Kasus Covid-19 di DIY Masih Tinggi, Wisata Keraton Yogyakarta Ditutup Selama Satu Pekan

Seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di DI Yogyakarta, aktivitas wisata di Keraton Yogyakarta ditutup selama sepekan terhitung mulai

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Maruti A Husna
ILUSTRASI Wisata Keraton Yogyakarta pada Sabtu (11/7/2020) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seiring dengan meningkatnya kasus positif Covid-19 di DI Yogyakarta, aktivitas wisata di Keraton Yogyakarta ditutup selama sepekan terhitung mulai Sabtu (26/6/2021) hingga Jumat (2/7/2021).

Penutupan ini termaktub dalam Surat Edaran Kawedanan Hageng Panitrapura No. 0139/KHPP/Dulkangidah VI.Jimakir1954.2021 yang diterbitkan pada Kamis (24/6/2021) lalu.

Adapun lokasi wisata yang ditutup antara lain Museum Kereta Keraton, Kompleks Pagelaran, Keben/Kompleks Kedhaton (Museum Keraton), Tamansari, serta Puralaya Imogiri dan Kotagede.

Baca juga: Jelang PON XX Papua 2021, KONI DIY Minta Seluruh Maksimalkan Try Out Saat Puslatda

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono, mengatakan, penutupan wisata Keraton ini menjadi salah satu upaya untuk menekan penambahan kasus Covid-19 di DIY.

Dikatakan GKR Condrokirono, penutupan dilakukan atas Dhawuh Dalem atau titah dari Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Penutupan ini dilakukan untuk menjaga kesehatan keluarga besar Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Abdi Dalem, beserta warga masyarakat Jogja dari Covid-19. Di samping itu, selama durasi penutupan, akan dilakukan pembersihan dan sterilisasi total pada lokasi-lokasi wisata yang ditutup tersebut,” terang GKR Condrokirono, Jumat (25/6/2021).

Pembersihan lokasi-lokasi wisata sejatinya tidak hanya dilakukan saat masa pandemi saja, melainkan juga saat kondisi normal.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gunungkidul Kembali Rekor dengan 242 Kasus Baru COVID-19, 10 Meninggal Dunia

"Setelah adanya pandemi, pembersihan dilakukan lebih intens dan terjadwal untuk meminimalisir penyebaran virus. Kita upayakan yang terbaik," ungkap putri kedua Ngarsa Dalem dan GKR Hemas ini.

GKR Condrokirono pun mengimbau agar masyarakat tetap menaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

“Semoga kita semua senantiasa sadar dan tetap mawas diri,” tutupnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved