Breaking News:

Legislatif Bersuara Soal Video ASN Yogyakarta yang Mengemudikan Mobil Dinas Sambil Merokok

Telah beredar sebuah video di media sosial (medsos) menampilkan seorang ASN yang merokok saat mengendarai mobil dinas berpelat merah dengan

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Telah beredar sebuah video di media sosial (medsos) menampilkan seorang ASN yang merokok saat mengendarai mobil dinas berpelat merah dengan nomor polisi AB 1617 UH. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Telah beredar sebuah video di media sosial (medsos) menampilkan seorang ASN yang merokok saat mengendarai mobil dinas berpelat merah dengan nomor polisi AB 1617 UH.

Video tersebut beredar luas di jagat maya salah satunya akun twitter @Merapi_cover yang mengunggah ulang video tersebut.

Dalam video itu ditampilkan seseorang mengenakan kemeja warna putih lengan panjang, dan tangan dari orang tersebut terlihat sedang memegang rokok yang masih menyala.

Baca juga: Pegawai Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta yang Positif Covid-19 Bertambah 30 Orang

Kalangan legislatif pun angkat bicara menanggapi fenomena tersebut.

Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menyayangkan perilaku oknum ASN tersebut.

Semestinya ASN harus memberi contoh baik bagi masyarakat.

"Karena bagaimanapun juga ASN adalah tokoh di wilayahnya masing-masing. Saya berharap rekan-rekan ASN bisa memberi contoh baik di masyarakat," tandas Huda, Senin (21/6/2021).

Huda kemudian meminta kepada Inspektorat DIY untuk memanggil ASN tersebut untuk memberikan klarifikasi atas perbuatan yang dilakukannya.

Baca juga: Pemkab Klaten Lakukan Vaksinasi COVID-19 secara Massal, Target 1.000 Warga per Hari

Hal itu memungkinkan sebab di dalam video yang beredar tersebut, pelat kendaraan dinas telah terpampang dengan jelas. Sehingga pelacakan dapat segera dilakukan. 

Jika memang ditemui pelanggaran, maka yang bersangkutan harus diberikan sanksi tegas.

"Tentu bisa dilacak dengan mudah dan dilakukan klarifikasi. Jika benar ditemukan asn melakukan hal tersebut saya minta inpektorat memberikan sanksi sebagaimana mekanisme dan aturan yang berlaku," paparnya. (tro)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved