Breaking News:

Jawa

Rencana Sekolah Tatap Muka di Klaten Tetap Berlanjut

Disdik Klaten terus mematangkan persiapan sarana dan prasarana penunjang untuk menggelar sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugiyanto saat ditemui di Pemkab Klaten, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus mematangkan persiapan sarana dan prasarana penunjang untuk menggelar sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru.

Meski saat ini kasus COVID-19 di Kabupaten Bersinar sedang menunjukan grafik kenaikan, namun tak membuat surut langkah dari Disdik Klaten.

"Untuk tatap muka sudah kita laporkan kepada ibu Bupati, ini kan sudah ada percepatan vaksinasi bagi guru SD, kalau SMP sudah semuanya, semoga Juni ini (vaksinasi) selesai," ujar Kepala Disdik Klaten, Wardani Sugiyanto pada awak media, Senin (14/6/2021).

Ia mengatakan, seandainya bulan Juni sudah selesai semua guru baik SD, SMP hingga SMA menerima vaksinasi, maka belajar tatap muka di Klaten siap dilangsungkan pada pertengahan Juli 2021.

Baca juga: Pemkab Optimistis Bangun Klaten Menjadi Lebih Baik

"Mengingat angka kasus (COVID-19) saat ini tinggi, kita tetap langsungkan belajar tatap muka secara terbatas dengan prokes ketat," jelasnya.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan belajar tatap muka di sekolah, pihak bakal menggelar sosialiasi kepada orang tua siswa terkait disiplin prokes yang mesti dipatuhi siswa saat belajar di sekolah.

"Nanti penerimaan raport kita berikan edukasi kepada orang tua. Artinya rencana untuk sekolah tatap muka sejauh ini masih akan berjalan," katanya.

Menurutnya, pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah nantinya tidak akan dilakukan secara penuh dalam setiap pekan.

"Tatap muka tetap jalan, kalau kondisi seperti ini mungkin seminggu hanya tiga kali PTM. Sebab kalau nunggu-nunggu reda, COVID kapan akan selesainya," jelasnya.

Baca juga: Wabup Klaten Yoga Hardaya Resmikan Taman Doa Apius Klaten di Tegalyoso

Sebelumnya, Kepala Kantor Kemenag Klaten, Anif Solikhin mengatakan hingga sejauh ini sudah sekitar 50 persen tenaga pendidik yang berada di tingkatan, RA, MI, MTS dan MA di Klaten telah menerima vaksin COVID-19.

"Saat ini sudah 50 persen (guru) yang sudah tervaksin. Tapi minggu ini kami diberi kuota seluruhnya (untuk guru lainnya menerima vaksin)," ujarnya.

Anif pun mengatakan, di Klaten sendiri terdapat sekitar 2.800-an guru yang mengajar di semua tingkatan sekolah yang ada di bawah Kemenag.

Adapun untuk jumlah sekolah, Raudaltul Athfal (RA) sebanyak 360, Madrasah Ibtidaiyah (MI) berjumlah 100-an, Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 50 dan Madrasah Aliyah (MA) berjumlah 7 sekolah.  ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved