Breaking News:

Jawa

Wabup Klaten Yoga Hardaya Resmikan Taman Doa Apius Klaten di Tegalyoso

Taman Doa Apius dibangun agar Klaten punya tempat untuk umat kristiani berdoa dan juga menjadi tempat kerukunan umat beragama.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya foto bersama seusai meresmikan Taman Doa Apius Klaten, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Taman Doa Apius yang berada di Dukuh Merbung Cilik, Desa Tegalyoso, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (11/6/2021) resmi beroperasi.

Taman tersebut, diresmikan oleh Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya dihadiri oleh perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten dan stakeholder terkait.

"Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Taman Doa Apius Klaten yang kita cintai ini. Semoga taman yang bersejarah ini terus menerus meningkatkan kontribusi bagi umat, masyarakat serta bagi bangsa dan negara," ucap Yoga.

Menurut Yoga, peresmian Taman Doa Apius ini tidak hanya sekadar bermakna simbolik ataupun formalitas sebuah perayaan, tapi tentu akan mampu mengukuhkan esensi spiritualitas umat.

Baca juga: BPBD Klaten: Status Tanggap Darurat Kekeringan Diusulkan Mulai 1 Juli

"Spritualitas ini tak terpisahkan dengan ajaran mendasar dan bernilai luhur yang tidak lekang oleh panas dan tidak lapuk oleh hujan, yang mengatur keharmonisan hubungan antara manusia dan manusia dan antara manusia dengan Sang Pencipta," papar Yoga.

Atas dasar itu, Yoga mengajak semua kalangan untuk membangun Klaten menuju masyarakat yang Maju, Mandiri dan Sejahtera.

"Semua ini dapat kita capai dengan kebersamaan dan kegotongroyongan, termasuk dari keluarga besar jemaat," imbuhnya.

Terakhir, Yoga berpesan dalam menghadapi era globalisasi sekarang ini masyarakat harus memiliki kualitas dan bertaqwa. Di sisi lain juga harus bisa mewujudkan kedamaian dan stabilitas nasional.

"Untuk itu, saya berharap agar umat dapat mewujudkan adanya kerukunan hidup beragama yaitu kerukunan antar umat seagama, kerukunan antar umat beragama, dan kerukunan antara umat beragama dengan Pemerintah," tambah Yoga.

Baca juga: Mengenal Sartono, Pematung Tunanetra Asal Klaten Yang Berkarya Dengan Cara Meraba

Sementara itu, Pendiri Taman Doa Apius Klaten, Muryantoro, mengatakan jika taman itu dibangun agar Klaten punya tempat untuk umat kristiani berdoa dan juga menjadi tempat kerukunan umat beragama.

"Dari sini kami ingin membangun atau mewujudkan kedamaian dan rasa toleransi. Tujuan dari pembangunan taman ini, bahwa memenuhi situasi agar banyak tempat untuk berdoa," ujarnya.

Ia menjelaskan, pada Taman Doa Apius Klaten itu berdiri sejumlah bangunan seperti 13 kamar doa, aula, ruang konseling, kantor hingga paviliun yang berjumlah 5 kamar yang bisa digunakan untuk warga bermalam dengan biaya gratis.

"Ada juga lima kamar untuk gratis dan itu lintas agama boleh menggunakan untuk bermalam," ucap dia. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved