Breaking News:

Pemkab Optimistis Bangun Klaten Menjadi Lebih Baik

Pemkab Klaten menggelar Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 di Grha Megawati, Klaten.

TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Bupati Klaten Sri Mulyani saat memberikan kata sambutan pada Musrenbang RPJMD Klaten di Grha Megawati, Rabu (2/6/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 di Grha Megawati, Klaten, Rabu (2/6/2021).

Musrenbang RPJMD dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga berbagai tamu undangan. Kegiatan ini digelar guna mencapai visi dan misi Klaten yang Maju, Mandiri dan Sejahtera.

Pada musrebang RPJMD itu, terdapat sejumlah isu strategis yang bakal menjadi perhatian dari Bupati Sri Mulyani dan Wakil Bupati Yoga Hardaya selama keduanya memimpin Klaten pada periode 2021-2026.

Adapun isu-isu strategis itu yakni, kesejahteraan dan kualitas hidup, infrastruktur pembangunan wilayah dan antisipasi dampak pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.
Kemudian, menjaga kondusivitas wilayah, tata kelola pemerintahan Klaten smart city, dan inovasi daerah, daya saing ekonomi dan ketahanan pangan, hingga kelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana.

"Apa yang kita lakukan hari ini merupakan tahapan dalam menyusun RPJMD sesuai dengan amanat konstitusi. Secara keseluruhan, RPJMD ini merupakan arah dari pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan," ujar Bupati Klaten, Sri Mulyani dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, kondisi Klaten saat ini memang tidak ideal karena merebaknya pandemi Covid-19 sejak satu tahun terakhir. Akibat dari terjangan pandemi itu, perekonomian menjadi lesu, angka pengangguran juga meningkat.

"Meski masa-masa ini sulit, kita harus menawarkan optimisme kepada masyarakat demi masa depan Klaten. Untuk itu saya mengajak semua stakeholder untuk bersama-sama dalam membangun Klaten yang kita cintai ini," jelasnya.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten, Sunarna mengatakan Musrenbang RPJMD dilaksanakan guna memperoleh masukan, saran dan pandangan dari berbagai komponen masyarakat guna penyempurnaan Rancangan RPJMD Kabupaten Klaten Tahun 2021-2026.

Adapun isu-isu strategis dalam Musrenbang RPJMD 2021-2026 tersebut diterjemahkan menjadi enam program unggulan. "Ada enam program unggulan yang akan menjadi acuan dalam menuntaskan isu-isu strategis di Klaten. Itu semua akan dilakukan dalam setiap tahun hingga tahun 2026," ucapnya.

Ia kemudian merinci, pertama merupakan penguatan ekonomi lokal dan iklim investasi. Di mana, dalam isu tersebut, diciptakan beberapa inovasi seperti, Klaten Mapan (Klaten mandiri pangan) hingga Klaten Santer (Klaten sahabat investor).

Kemudian, pengurangan tingkat kemiskinan dan pengangguran yang diterjemahkan dalam program Klaten Subur hingga Klaten Cetar. "Ketiga adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ada juga program-program yang akan menunjangnya seperti Klaten Toleran," ucapnya.

Adapun program unggulan keempat peningkatan kelestarian lingkungan hidup, sumber daya alam dan pengurangan resiko bencana. "Kelima peningkatan kualitas layanan publik. Programnya berupa Klaten Cekatan dan Klaten Cerdas yang berbasis smart city," ucapnya.

Terakhir, yakni pemerataan kualitas dan kuantitas infrastruktur yang akan diterjemahkan dalam program Klaten Mantap. "Klaten mantap ini berupa perbaikan dan pembangunan jalan, drainase hingga irigasi secara merata nantinya," tandas dia. (rls/ord)

Selengkapnya Baca Tribun Jogja edisi Kamis (03 Juni 2021) halaman 06.

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Agus Wahyu
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved