Breaking News:

Berita Kesehatan

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Antara Diabetes Melitus dan Diabetes Insipidus

Serupa tapi tak sama. Mungkin itulah istilah yang tepat untuk menggambarkan diabetes melitus dan diabetes insipidus.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
endocrinologyadvisor.com
Ilustrasi Diabetes Insipidus 

Beberapa komplikasi Diabetes Insipidus disebabkan terjadinya dehidrasi karena hilangnya cairan tubuh lebih banyak, sementara asupan cairan lebih sedikit. Gejala-gejalanya meliputi ;

  • Rasa haus ekstrem
  • Kulit kering
  • Lemah dan letih
  • Pusing
  • Kebingungan
  • Mual

Tips Mengurangi Konsumsi Makanan Manis, Penting untuk Mencegah Diabetes

Adapun dehidrasi parah dapat menyebabkan kejang, kerusakan otak permanen, dan bahkan kematian.

Apa yang terjadi dengan tubuh ketika mengidap kelainan diabetes insipidus?

Diabetes insipidus terjadi ketika tubuh Anda tidak dapat menyeimbangkan kadar cairan tubuh dengan baik.

Ketika sistem pengaturan cairan Anda berfungsi dengan baik, ginjal Anda membantu menjaga keseimbangan ini.

Ginjal membuang cairan dari aliran darah Anda.

Limbah cairan ini disimpan sementara di kandung kemih Anda sebagai urin, sampai Anda buang air kecil.

Tubuh juga dapat membersihkan dirinya sendiri dari kelebihan cairan melalui keringat, pernapasan atau diare.

Hormon yang disebut anti-diuretic hormone (ADH), atau vasopresin, membantu mengontrol seberapa cepat atau lambat cairan diekskresikan.

6 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan, Turunkan Berat Badan hingga Cegah Diabetes

ADH dibuat di bagian otak yang disebut hipotalamus dan disimpan di kelenjar pituitari, sebuah kelenjar kecil yang ditemukan di dasar otak.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved