Breaking News:

Yogyakarta

Jukir Nuthuk di Jalan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta Buka Suara Usai Sidang Tipiring

Alasan pelaku mematok tarif di atas ketentuan lantaran ia bersama teman-temannya kesulitan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Suasana sidang tipiring Jukir Nuthuk di Kota Yogyakarta, Rabu (9/6/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Majelis hakim pengadilan negeri Kota Yogyakarta telah memutus perkara para oknum juru parkir (jukir) yang 'nuthuk' atau memasang tarif di atas ketentuan dengan denda sebesar Rp500 ribu.

Putusan itu dibacakan oleh Hakim Ketua Agus Setiawan SH Spnot saat persidangan dilakukan di ruang sidang tindak pidana ringan (tipiring) Pengadilan Negeri Kota Yogyakarta.

"Atas kejadian ini hakim menyatakan para terdakwa yakni M, AEP telah terbukti secara sah meyakinkan menurut hukum bersalah," kata Agus Setiawan, saat persidangan Rabu (9/6/2021) siang.

Baca juga: 4 Oknum Juru Parkir Nuthuk di Jalan KH Ahmad Dahlan Dijerat Tipiring, Jadwal Sidang 9 Juni 2021

Kesalahan para terdakwa, lanjut Agus, dikarenakan mereka melalukan perbuatan melanggar hukum dengan mengelola fasilitas parkir jalan insidentil tanpa mengantongi izin.

"Oleh karena itu majelis hakim menghukum para terdakwa dengan denda sebesar Rp500 ribu. Apabila tidak sanggup membayar maka diganti kurungan selama tiga hari," ujarnya.

Putusan itu bernomor 26/pidc/2021/PN.YKA yang ditanda tangani pada Rabu (9/6/2021).

Sementara itu, M yang ditemui seusai persidangan mengaku bingung lantaran kini dirinya akan kehilangan mata pencaharian.

M sudah mengetahui jika lahan parkir yang dikelola itu bermasalah karena tidak memiliki izin.

Baca juga: Cegah Terulangnya Insiden Jukir Liar Nuthuk, Pemkot Yogyakarta Giatkan Pengawasan

Selain itu alasan dirinya mematok tarif di atas ketentuan lantaran ia bersama teman-temannya kesulitan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

"Dulu sudah tak tinggalkan, karena memang sempat ditegur. Tapi kemarin pas pandemi kan bingung mau kerja apa. Akhirnya ya tak pakai lagi," jelasnya.

Perlu diingat bahwa kasus jukir nuthuk itu sempat viral setelah ada seorang netizen yang mengunggah keluh kesahnya ke media sosial (medsos) lantaran tarif parkir di Jalan KH Ahmad Dahlan atau sekitar titik nol KM dianggap tak wajar karena sebesar Rp20.000.

Keluhan itu pun segera direspon oleh Pemkot Yogyakarta dan langsung ditindak lanjuti hingga ke sidang tipiring.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved