Breaking News:

Bolehkan Penderita GERD Makan Mi Instan? Begini Jawaban Dokter

Salah satu teori yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa, penderita GERD tidak boleh mengonsumsi mi instan.

NET
Mi Instan 
GERD atau asam lambung
GERD atau asam lambung (Hallosehat)

Tribunjogja.com -Banyak orang yang menganggap penyakit GERD atau Gastroesophageal Reflux Disease adalah maag akut.

Padahal maag dan GERD adalah dua kondisi penyakit yang berbeda.

GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke organ bagian atas tubuh atau ke kerongkongan.

GERD terjadi ketika asam lambung naik ke esofagus atau kerongkongan karena tekanan dari organ di bawah lambung yang terlalu tinggi atau karena otot pemisah esofagus dan lambung yang mengendur.

Kondisi ini menyebabkan si penderita mengalami rasa panas di dada hingga sesak, sehingga ketika seseorang dinyatakan memiliki penyakit GERD, maka ia akan cenderung sangat menjaga agar hal tersebut tidak terjadi lagi.

Salah satu teori yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa, penderita GERD tidak boleh mengonsumsi mi instan.

Mendengar teori tersebut, dr. Suwito Indra dalam program Talkshow di Radio Sonora FM menegaskan bahwa hal tersebut disesuaikan dengan masing-masing pribadi.

“Menurut saya, itu sangat individual sifatnya. Kalau kita punya sensitivity dengan gluten, kita harus menghindari mi instan. Bahkan tidak hanya mi instan, termasuk makanan-makanan yang mengandung terigu atau sereal harus dihindarkan,” jelasnya.

Baca juga: Tanda-tanda Anda Mengalami Gejala GERD dan Faktor Penyebabnya

Baca juga: Perbedaan Penyakit Maag dan GERD yang Wajib Anda Ketahui

Dikatakan sangat individual karena ketika penderita GERD tidak memiliki sensitivitas dengan kandungan gluten, maka ia tidak akan mengalami keluhan pada saat mengonsumsi mi instan dalam porsi yang wajar atau secukupnya.

Jadi, makanan atau pantangan yang berlaku pada penyakit GERD beberapa memang bersifat individual atau personal sesuai dengan pemicu keluhan tersebut.

“Bila GERDnya bukan disebabkan karena gluten sensitivity, bukan alergi terhadap terigu, dia tidak perlu untuk menghindari makanan tersebut,” tegas dr. Suwito menegaskan.

Ilustrasi Mi Instan
Ilustrasi Mi Instan (Plateresca via kompas.com)

Prinsip ini juga yang diterapkan pada pantangan makanan tertentu pada penderita GERD, maka penting untuk mengevaluasi makanan yang dikonsumsi sebelum GERD tersebut datang.

“Biasanya saya menganjurkan kepada pasien untuk mengevaluasi pengaruh makanan terhadap saluran cerna mereka pada masa-masa sebelumnya, dilihat, diingat-ingat. Kalau curiga salah satu makanan, kita stop 1-2 bulan untuk evaluasi,” jelasnya.

Dari hasil evaluasi tersebut barulah bisa ditarik kesimpulan pemicu terjadinya GERD pada setiap individu yang mengalaminya.(*)

Artikel ini telah tayang di Sonora.id dengan judul Penderita GERD Tidak Boleh Makan Mi Instan? Ini Penjelasan Dokter

Editor: Rina Eviana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved