Breaking News:

Yogyakarta

Sebanyak 3.116 Calon Jemaah Haji di DIY Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M dengan alasan pandemi COVID-19.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
Kementerian Media Saudi / AFP
Ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yuwantoro Winduajie

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memastikan pemerintah tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M dengan alasan pandemi COVID-19.

Dengan demikian, ini menjadi tahun kedua pemberangkatan ibadah haji dibatalkan.  

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY, Edhi Gunawan menjelaskan, rencananya ada sebanyak 3.116 calon jamaah haji yang akan diberangkatkan tahun ini.

Karena pemerintah memutuskan untuk kembali menunda keberangkatan, maka Kanwil Kemenag DIY akan mengikuti instruksi dari pusat.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kemenag RI Resmi Batalkan Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini

"Kebijakan haji adalah wewenang pusat sepenuhnya, jadi ketika pemerintah menyatakan tidak akan memberangkatkan maka tentunya seluruh indonesia termasuk DIY tidak akan memberangkatkan," papar Edhi saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (3/6/2021).

Edhi menjelaskan, Kanwil Kemenag DIY tiap tahunnya membuka kuota pemberangkatan untuk 3.500 jemaah haji.

Jumlah tersebut di dalamnya termasuk pendamping ibadah haji.

Dengan adanya penundaan ini, berimbas pada perpanjangan antrean keberangkatan calon Jemaah Haji.

Dari semula selama 28 tahun, kini bertambah menjadi 30 tahun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved