Breaking News:

Wakil Wali Kota Yogyakarta: Oknum 'Nuthuk' Tarif Parkir di Jalan KH Ahmad Dahlan Lakukan Pungli

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menegaskan bahwa oknum 'nuthuk' tarif parkir di Jalan KH Ahmad Dahlan telah melakukan aksi pungutan liar

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menegaskan bahwa oknum 'nuthuk' tarif parkir di Jalan KH Ahmad Dahlan telah melakukan aksi pungutan liar (pungli), karena tidak memiliki legalitas apapun.

Oleh sebab itu, lanjutnya, kasus ini dilimpahkan ke Polresta Yogyakarta. Sebab, setelah dilakukan penelusuraan, orang yang menarik tarif di atas Peraturan Daerah (Perda) itu, melakukan aktivitas parkir di titik yang dilarang.

Baca juga: Terjadi Penolakan Pemakaman Jenazah COVID-19, Bupati Bantul Akan Paksa Warga Ikuti Tracing

"Masuk kategori pungli. Penanganan lebih lanjutnya kita arahkan ke Polres, dengan Tim Saber Pungli. Artinya, orang-orang itu melakukan pungutan liar, dan bertindak seperti petugas parkir berizin," cetusnya, Rabu (2/6/2021).

"Mereka ini, jika ada petugas, tidak ada di tempat. Tapi, saat patrolinya berlalu, mereka muncul dan mengatur parkir di tempat yang tidak diperbolehkan," lanjut Heroe.

Ia pun berharap, supaya pengunjung bisa lebih jeli dalam memilih tempat parkir. Apalagi, di seputaran Malioboro kini sudah tersedia kantong-kantong yang legal.

Sehingga, dari sisi tarif, jelas bisa lebih dipertanggungjawabkan.

"Misal di Abu Bakar Ali, seputaran Sriwedari, selatan Pasar Beringharjo, sekitaran Jalan Pajeksan, dan beberapa tempat lainnya, masih banyak sekali itu," tandas Wawali.

Baca juga: PPKM Mikro di DI Yogyakarta Diperpanjang Hingga 14 Juni 2021

Pemkot juga meminta agar wisatawan tidak segan untuk bertanya kepada petugas parkir, mengenai kejelasan tarif.

Seandainya mendapat perlakuan yang tidak semestinya, diimbau secepatnya melapor ke petugas terdekat.

"Sebab, untuk destinasi wisata, termasuk Malioboro, selalu ada petugas, baik Jogoboro, Satpol PP, hingga dari Disbub. Mereka siap membantu wisatawan," ujarnya. (aka)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved