Breaking News:

Otomotif

Restorasi Suzuki Crystal : Motor Klangenan, Sarat Kenangan

Suzuki Crystal merupakan underbone alias motor bebek yang mengusung mesin 2-tak.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Suzuki Crystal milik Gregorius Nugi Nugraha. 

TRIBUNJOGJA.COM - Bagi Gregorius Nugi Nugraha, sepeda motor bukan sekadar tunggangan.

Sebab, sepeda motor bisa membawanya menembus kenangan indah lebih dari dua dekade lalu bersama sang ayah.

Memori inilah yang membuat Nugi terbesit merestorasi sepeda motor Suzuki Crystal milik almarhum ayahnya, yang sudah terbengkalai lebih dari 7 tahun lamanya.

"Ini motor peninggalan bapak saya, dari beli baru tahun 1992 dan hingga sekarang surat-surat masih atas nama bapak meskipun sudah almarhum. Kemudian sempat dipakai cukup lama oleh beliau. Saya pun juga sempat menunggangi motor Suzuki Crystal ini sewaktu duduk di bangku SMA sekitar tahun 2000, meski diselang-seling saja karena motor ini cukup boros," ujar Nugi ditemui Tribunjogja.com beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Nugi, speedometer di motor Suzuki Crystal berkelir abu-abu ini masih original.

Baca juga: Rubrik Otomotif Gaspol 52, Restorasi Total Suzuki A100 A2 yang Hanya Ada 100 Unit di Indonesia

Indikator jarak yang ditempuh motor ini pun masih berjalan, yakni sekira 50 ribu kilometer.

"Motor ini cukup lama nganggur, antara 7 atau 8 tahun. Terbengkalai, hanya diparkirkan di teras rumah saja. Sehingga bagian body motor ini pun sebagian pudar, karena terpapar sinar matahari. Namun kondisi motornya saat itu masih dalam kondisi utuh," katanya.

Pada tahun 2014, ia terbesit untuk merestorasi tunggangan lawas milik sang ayah.

Bagian-bagian body dilepas, kemudian ia meminta tolong pada rekanan bengkel yang sudah lama ia kenal untuk mengecat ulang sesuai warna asli body motor Suzuki Crystal sarat kenangan ini.

"Striping Suzuki Crystal ini tidak saya ganti, masih orisinil bawaan pabrik. Apabila bagian motor lainnya ditimpa cat tipis, namun bagian striping ini hanya dilapis cat clear. Jadi wujudnya masih terlihat orisinil, namun tampilannya lebih segar. Apalagi motor ini bagi saya menjadi sebuah kenang-kenangan, motor klangenan," ujar pria penghobi motor 2-tak ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved