Terjadi Peningkatan Kasus, Jubir COVID-19 Bantul Sebut Bukan Karena Idulfitri
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyebut ada penambahan kasus COVID-19 pasca Idulfitri.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa menyebut ada penambahan kasus COVID-19 pasca Idulfitri.
Namun kaitannya dengan mudik atau bepergian belum terlihat.
"Peningkatan kasus sudah ada. Kaitannya dengan mudik atau bepergian belum terlihat. Lebih pada transmisi lokal," katanya, Senin (24/05/2021).
Baca juga: Sebanyak 14.180 Siswa SD di Bantul Ikuti ASPD
Ia menyebut salah satu penambahan kasus terjadi di Padukuhan Kutu Kembangan, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro.
Ada penularan yang cukup masif di Padukuhan tersebut, namun bukan karena syawalan maupun acara Idulfitri lainnya.
Penularan COVID-19 juga terjadi di Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri.
Ada belasan warga yang terkonfimasi positif COVID-19, dan terpaksa menjalani isolasi mandiri.
Dari informasi yang ia dapat, penularan juga bukan karena adanya pendatang (pemudik) yang masuk ke wilayah tersebut.
"Setelah saya cek benar ada penambahan, tapi bukan klaster. Bukan acara syawalan, bukan acara lebaran. Sementara bukan dari pendatang, itu info yang saya dapat,"terangnya.
Baca juga: Dinas Kesehatan Gunungkidul Sebut Angka Kematian Akibat COVID-19 Terbilang Tinggi
Ia mengungkapkan penularan yang terjadi di Kabupaten Bantul terjadi karena adanya transmisi lokal.
Sehingga banyak ditemukan kasus orang tanpa gejala yang menularkan ke orang lain di wilayah tersebut.
"Dari tahun lalu DIY sudah transmisi lokal. Artinya sumber penularan sudah ada di wilayah tersebut sejak awal, dimana orang tanpa gejala yang tidak terdeteksi menularkan ke orang di sekitarnya. Bantul termasuk wilayah transmisi lokal," ungkapnya.
Meski ada penambahan kasus COVID-19 di Kabupaten Bantul. Ia memastikan shelter masih bisa menangani. Selain ada shelter milik Kabupaten Bantul, masih ada shelter yang dikelola oleh kalurahan. (maw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-update-covid-19.jpg)