Breaking News:

Pemda DIY Ingin Segera Manfaatkan Lahan Eks Bioskop Indra

Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berencana untuk segera memanfaatkan lahan gedung eks Bioskop Indra di Kota Yogyakarta dalam proyek penataan

TRIBUNJOGJA/ Yuwantoro Winduajie
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji 19/5/21 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yuwantoro Winduajie 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY berencana untuk segera memanfaatkan lahan gedung eks Bioskop Indra di Kota Yogyakarta dalam proyek penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan, karena Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan permohonan peninjauan kembali (PK) terkait sengketa lahan, maka kawasan tersebut akan segera dimanfaatkan sesegera mungkin.

"Segera kita manfaatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dalam waktu dekat akan dimulai, kan sekarang posisinya PK sudah dikabulkan, jadi inkrah," papar Aji saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Penataan Rawa Jombor Klaten, Mulai dari Pembangunan Dermaga, Pedestrian hingga Plaza Kuliner

Namun, Aji belum bisa memastikan kapan penataan bakal dilakukan. Hanya saja pihaknya telah meminta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) DIY dan Pemerintah Kota Yogya untuk segera melakukan kajian serta sosialisasi kepada PKL Malioboro terkait hal tersebut.

"Saya sudah minta Diskop dan kota untuk sosialisasi, kemarin mau dimulai proses sosialisasi habis Lebaran," jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Diskop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan terkait upaya pemanfaatan gedung eks Bioskop Indra.

Salah satunya soal kelembagaan, regulasi, dan sumber daya manusia yang dibutuhkan. 

"Masih koordinasi dengan kota dan pedagang, kita akan lihat apa yang kita perlukan. Kita bertemu dulu, apa sih potensi dan kondisi yang ada di sana," jelasnya saat dihubungi.

Adapun soal siapa saja PKL yang bisa berjualan di sana, Siwi belum bisa memberi penjelasan. Pasalnya, pihaknya masih melakukan pembahasan lebih lanjut. Termasuk produk apa saja yang bisa dijajakan pedagang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved