Serie A

INTER MILAN 3-1 Roma: Conte Marahi Martinez dan Jersey Baru Aneh Nerazzurri

Inter Milan berhasil menaklukkan Roma di Stadion San Siro, Kamis dini hari WIB dengan skor 3-1.

Tayang:
Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
MIGUEL MEDINA / AFP
Lautaro Martinez dan Daniel Fuzato di Liga Italia seri A Inter Milan vs AS Roma pada 12 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan. 

TRIBUNJOGJA.COM - Antonio Conte dengan keras memarahi Lautaro Martinez, yang menunjukkan rasa frustrasinya karena diganti.

Inter Milan berhasil menaklukkan Roma di Stadion San Siro, Kamis dini hari WIB dengan skor 3-1.

Lautaro tampil dari bangku cadangan melawan Roma, tetapi dimasukkan setelah 35 menit untuk menggantikan Alexis Sanchez yang cedera.

Baca juga: UPDATE Gunung Merapi Kamis 13 Mei 2021, Terjadi 1 Kali Guguran Lava 800 Meter ke Barat

Baca juga: Umat Islam Diajak Jaga Kerukunan Antar-Muslim dan Umat Agama Lain

Namun, pelatih memutuskan untuk menggantikannya setelah 70 menit dan striker Argentina itu menanggapinya dengan aksi yang lagi-lagi tidak positif.

Pemain asal Argentina itu menendang sebotol air di pinggir lapangan saat dia dalam perjalanan ke bangku cadangan dan Conte langsung bereaksi.

Lautaro Martinez dan Daniel Fuzato di Liga Italia seri A Inter Milan vs AS Roma pada 12 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan.
Lautaro Martinez dan Daniel Fuzato di Liga Italia seri A Inter Milan vs AS Roma pada 12 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

“Hormatilah! Dengan siapa kamu marah? Jangan pernah bereaksi seperti ini lagi,” kata sang pelatih kepada Lautaro menurut Sky Sport Italia, dikutip Tribun Jogja dari Football Italia.

Bahkan asisten Conte Cristian Stellini menjelaskan apa yang terjadi setelah pertandingan.

Conte tidak merilis wawancara pascapertandingan untuk menghindari pertanyaan tentang situasi keuangan klub.

Baca juga: PANTUN-pantun Ucapan Lebaran Idulfitri 1442 H

Baca juga: Inspirasi 99 Ucapan Selamat Lebaran Menyemarakkan Silaturahmi Virtual Idulfitri 1442 H

“Ini adalah sesuatu yang juga terjadi pada saya 14 tahun lalu ketika Conte menjadi pelatih saya dan saya masih menjadi pemain. Dia menggantikan saya setelah 20 menit, ”kata Stellini kepada Sky Sport Italia.

“Ini adalah contoh mentalitas yang ingin kami lihat. Kalaupun hasilnya sudah aman, kami berharap semua pemain memberikan usaha yang maksimal.

“Saat itu, Lautaro tidak bermain dengan standar yang tepat dan kami menginginkan pemain yang selalu fokus penuh.

"Beberapa hal masih ada di lapangan, semuanya sudah berlalu sekarang dan kami akan menantikan pertandingan berikutnya."

Laporan laga

Romelu Lukaku merayakan gol di Liga Italia serie A Inter Milan vs AS Roma pada 12 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan.
Romelu Lukaku merayakan gol di Liga Italia serie A Inter Milan vs AS Roma pada 12 Mei 2021 di stadion San Siro di Milan. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Inter Milan membukukan kemenangan kandang ke-15 berturut-turut di Serie A, meskipun Roma mampu membalas dengan satu gol.

Nerazzurri merayakan Scudetto mereka dan terus merotasi skuad, dengan memberi kesempatan Ionut Radu menjalani starter pertamanya musim ini dan mengistirahatkan Lautaro Martinez.

Pilihan terbatas dilakukan Paulo Fonseca, karena Chris Smalling yang hilang, Pau Lopez, Leonardo Spinazzola, Amadou Diawara, Jordan Veretout dan Nicolò Zaniolo.

Pasukan Antonio Conte memulai debutnya dengan jersey pilihan keempat yang agak aneh dan lagu kebangsaan klub yang baru.

Terlepas dari awal yang baik Roma, mereka mampu unggul lewat assist Matteo Darmian dari kanan yang diteruskan Marcelo Brozovic menjadi gol perdana.

Baca juga: Inspirasi Hidangan Lezat Selain Opor Ayam, Cocok Disajikan Bersama Ketupat Lebaran

Baca juga: Inspirasi Resep Berbagai Kue Kering yang Cocok untuk Sajian Lebaran

Bola panjang Nicolò Barella mengarah ke depan dan dikejar Romelu Lukaku dan dia menahan dua pemain bertahan, sebelum mengoper kepada Matias Vecino untuk gol kedua Nerazzurri.

Roma mencoba membalas dengan serangan tim yang bekerja dengan baik, termasuk umpan terobosan Edin Dzeko untuk Henrikh Mkhitaryan.

Giliran Sanchez memberikan bola kepada Vecino yang masih dapat diselamatkan kiper AS Roma.

Giallorossi tampak jauh lebih baik setelah jeda dan berusaha keras untuk menyamakan kedudukan.

Edin Dzeko memiliki peluang besar ketika ia mengontrol dengan membelakangi gawang, berputar dari tepi area penalti dan membenturkan penjepit ke tiang gawang.

Radu juga menggagalkan upaya Dzeko satu lawan satu, kemudian tendangan melengkung Stephan El Shaarawy dan sundulan Bryan Cristante membentur tiang tegak.

Akhirnya, gol terakhir Inter Milan tercipta saat Achraf Hakimi melakukan serangan balik dan dengan mudah mengoper bola ke Lukaku setelah mengecoh kiper Fuzato.

Susunan pemain Inter Milan vs Roma:

Inter Milan:

Radu; Skriniar, Ranocchia, D’Ambrosio; Darmian (Muda 77), Barella, Brozovic, Vecino (Sensi 60), Perisic (Hakimi 60); Lukaku, Alexis Sanchez (Lautaro Martinez 35) (Pinamonti 77)

Roma:

Fuzato; Karsdorp (Peres 88), Mancini, Kumbulla, Santon; Cristante (Villar 77), Darboe (Perez 88); Pedro (El Shaarawy 46), Pellegrini, Mkhitaryan; Dzeko

Wasit: Chiffi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved