Breaking News:

Pengendara Mobil Terobos Pos Penyekatan

Pengemudi VW Kuning Terobos Polisi di Prambanan Klaten Jadi Tersangka

Ia dikenai pasal 212 karena melawan petugas dan pasal 335 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan.

Tribun Jogja/Almurfi Syofyan
Petugas memasang tanda barang bukti ke mobil VW Beetle warna kuning di Mapolres Klaten, Senin (10/5/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pengemudi mobil VW Beetle warna kuning yang nekat menerobos penyekatan dan menyerempet petugas di depan pos polisi Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, ditetapkan sebagai tersangka.

Pengemudi berinisial AAD dan masih berumur 16 tahun itu, selain ditilang tidak memiliki SIM, juga dikenai pasal 212 karena melawan petugas dan pasal 335 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan.

Terkait statusnya yang masih di bawah umur, kepolisian akan menerapkan proses diversi (pengalihan penyelesaian perkara dari proses peradilan ke proses di luar peradilan pidana, Red).

"Statusnya sudah tersangka, tetapi tidak ditahan," ujar Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriyansyah Rithas Hasibuan, kepada Tribunjogja.com, Senin (10/5/2021) sore.

Ia menjelaskan, untuk anak di bawah umur, hanya bisa ditahan jika menghadapi ancaman pidana di atas tujuh tahun penjara.

"Anak di bawah umur yang bisa ditahan adalah berusia 14 tahun. AAD sudah 16 tahun dan bisa ditahan, tetapi ancaman pidananya di bawah tujuh tahun," imbuhnya.

Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu (kiri), saat memimpin jumpa pers kasus mobil viral di Mapolres Klaten, Senin (10/5/2021).
Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu (kiri), saat memimpin jumpa pers kasus mobil viral di Mapolres Klaten, Senin (10/5/2021). (Tribun Jogja/Almurfi Syofyan)

Baca juga: Pengemudi yang Terobos Penyekatan di Prambanan Klaten Baru Setahun Belajar Menyetir Mobil

Ia menambahkan, Polres Klaten telah melakukan pemeriksaan tes urine kepada AAD dengan hasil negatif narkoba.

"Ia nekat menerobos hingga menyerempet petugas karena panik tidak punya SIM. AAD sudah kami periksa dan negatif narkoba. Di dalam mobil juga tidak ada narkoba," paparnya.

Andriyansyah melanjutkan, pengemudi mobil VW kuning yang viral di media sosial tersebut diketahui baru satu tahun bisa menyetir.

"AAD belum punya SIM sehingga kami beri tindakan berupa tilang dan mobil dibawa di Mapolres Klaten," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Sigit Widya
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved