Breaking News:

Yogyakarta

Atlet Puslatda PON DIY Diberi Libur Selama 2 Hari

Pada tanggal 15 Mei 2021, Puslatda PON DIY sudah mulai aktif kembali dengan intensitas dan porsi latihan seperti sedia kala.

Istimewa
Ketua Umum KONI DIY Prof Dr H Djoko Pekik Irianto MKes AIFO 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Umum KONI DIY, Djoko Pekik Irianto mengungkapkan hari libur bagi atlet Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pekan Olahraga Nasional (PON) DIY akan jatuh pada tanggal 13 dan 14 Mei 2021, tepat pada momen Idulfitri.

Selanjutnya pada tanggal 15 Mei 2021, Puslatda PON DIY sudah mulai aktif kembali dengan intensitas dan porsi latihan seperti sedia kala.

Meski ada hari libur, Djoko meminta untuk setiap atlet tetap melakukan pelatihan untuk menjaga kondisi fisik.

Hal tersebut akan dipandu langsung oleh pelatih dari cabang olahraganya (cabor) masing-masing.

Baca juga: Atlet Puslatda PON DIY Jaga Konsistensi Latihan Hingga Pekan Kedua Bulan Ramadan

"Saat ini Puslatda sudah memasukan tahap pra kompetsi. Kondisi atlet perlu dijaga dan terus ditingkatan untuk dapat  mencapai peak performance bulan Oktober 2021 saat beralaga di PON Papua," kata Djoko, Minggu (9/5/2021).

"Prinsip latihan harus dilakukan terus menerus tanpa jeda," imbuhnya.

Selama hari libur dan cuti bersama para atlet dilarang untuk melakukan perjalanan dan bepergian keluar wilayah DIY atau pergi berwisata, pasalnya dikhawatirkan terpapar COVID-19 di perjalanan atau tempat tujuan.

Sehingga nantinya bakal menghambat prospek latihan dan merugikan diri sendiri serta tim.

Selain itu, atlet yang tergabung dalam Puslatda PON DIY juga wajib memerhatikan pola makan, untuk tetap menjaga asupan gizi yang seimbang.

Baca juga: Litbang KONI DIY Bekali Pelatih Puslatda Pengetahuan Soal Doping

"Memperhatikan makananya, tidak mengkonsumsi makanan pedas, goreng-gorengan, hindari softdrink dan tidak merokok. Minum air putih atau sport drink yang cukup," paparnya.

"Untuk atlet cabang olahraga beladiri harus tetap mengontrol badan, tidak lupa lakukan timbang berat badan dua kali sehari, pagi dan sore," sambung pria yang juga guru besar FIK UNY itu.

Ia juga menuturkan, soal layanan konsultasi kesehatan, gizi dan psikologi akan tetap berjalan seperti biasanya, namu dilakukan secara daring.

Selain hal tersebut, KONI DIY juga mengimbau bagi setiap atlet untuk getol mengikuti try out di luar Yogyakarta, dan tidak perlu menunggu penyelenggaraan try out resmi, guna melatih kemampuan dan mental secara langsung di lapangan.( Tribunjogja.com )

Penulis: Taufiq Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved