Breaking News:

Atlet Puslatda PON DIY Jaga Konsistensi Latihan Hingga Pekan Kedua Bulan Ramadan

Jelang cuti bersama lebaran, atlet Puslatdan PON DIY jaga konsistensi latihan. Upaya tersebut dilakukan agar fisik setiap atlet tetap terjaga meski

Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jelang cuti bersama lebaran, atlet Puslatda PON DIY jaga konsistensi latihan. Upaya tersebut dilakukan agar fisik setiap atlet tetap terjaga meski menjalani puasa selama satu bulan penuh.

Atlet panahan DIY, Okka Bagus Subekti mengungkapkan posri latihan di minggu awal dan miggu kedua mulai lebih intens.

Hanya saja, Okka secara pribadi menambah porsi latihan dari jadwal yang pelatihnya canangkan untuk setiap atlet.

"Porsi latihan saya ditambah, karena ikut program PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) juga," katanya pada Tribun Jogja, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: Sebanyak 3.424 Guru di Kulon Progo Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Jadwal yang Okka jalankan selama bulan puasa ini berlatih setiap pagi mulai pukul lima sampai pukul tujuh, dan sore dari pukul tiga hingga pukul lima, menjelang azan magrib.

Sementara jadwal pelatihan Puslatda panahan DIY dicanangkan setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu pada sore hari. Sementara di PPLP, Okka akan mengikuti latihan hari Senin dan Rabu, setiap pagi hari.

Di sisi lain, atlet binaraga DIY, Bambang Sujatmoko mengubah jadwal latihannya yang semula setiap hari pada waktu siang, kali ini setelah masuk pekan kedua puasa, Bambang berlatih setiap hari pada sore atau malam hari.

Upaya ini menurutnya untuk menjaga kondisi tubuh supaya tidak terlalu lelah, karena ia pribadi melaksanakan puasa. Baru, setelah berbuka dan mendapat energi, Bambang melakukan latihan.

"Sama saja latihannya setiap hari, cuma waktunya ganti dari siang atau pagi ke sore apa malamnya," paparnya.

Di awal puasa lalu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY menyarankan setiap atlet yang tergabung dalam Puslatda untuk tetap berlatih namum sedikit menurunkan porsi dan intensitas latihannya karena menjalankan puasa.

Namun, bagi Bambang, pelatihan yang dilakukannya sama sekali tidak menurunkan intensitas maupun porsinya. Ia tetap berlatih selama dua hingga tiga jam perhari.

"Latihannya kadang berat kadang ringan, kita ikuti irama otot aja, dan yang penting fokus ke otot yang dituju," pungkasnya.

Baca juga: PT TWC Lakukan Pengembangan Wisata Candi Sebagai Destinasi Super Prioritas

Hingga saat ini belum ada laporan soal kendala yang dialami atlet selama pelaksanaan Puslatda di bulan puasa.

Semua atlet juga tetap antusias mengikuti program pelatihan demi meraih medali emas di PON XX Papua yang akan dihelat 2-15 Oktober 2021 nanti.

Seperti diketahui, kontingen DIY akan diberangkatkan bertahap ke dalam beberapa gelombang, namun sampai saat ini jadwal pihak KONI DIY masih menunggu jadwal resmi pertandingan tiap cabor, agar tahu cabor mana yang akan berangkat lebih awal. (tsf)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved