Breaking News:

Penyekatan Mudik 2021

Penyekatan Jalur Mudik Daerah Istimewa Yogyakarta, Jalur Tikus Tak Luput Dipantau

Ratusan pemudik dilaporkan mulai berdatangan ke Gunungkidul lewat jalur darat. Mereka datang tepat sebelum larangan mudik Lebaran 2021

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Google
Gapura perbatasan DI Yogyakarta dan Jawa Tengah 

"Seluruh titik tujuannya mencegah masyarakat mudik. Tidak menutup kemungkinan jika terjadi pada masyarakat yang dicek random perlakuannya sama. Dan kami punya 2000 kuota," jelasnya.

Razia tersebut, lanjut Iwan, juga menyasar pada travel gelap dan angkutan lainnya yang nekat beroperasi saat pelarangan mudik telah diberlakukan.

"Kriteria yang ditetapkan dari Korlantas travel gelap. Tidak menutup kemungkinan ambulans yang mungkin digunakan untuk kamuflase untuk membawa orang dan moda transportasi lainnya akan kami tindak tegas," ungkap dia.

Pemudik Datang Lebih Awal

Gapura Perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten akan menjadi posko utam penyekatan bagi pemudik Idulfittri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.
Gapura Perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten akan menjadi posko utam penyekatan bagi pemudik Idulfittri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi. (TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan)

Ratusan pemudik dilaporkan mulai berdatangan ke Gunungkidul lewat jalur darat. Mereka datang tepat sebelum larangan mudik Lebaran 2021 diberlakukan.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Dhaksinarga Wonosari, Sularjo menyampaikan hingga Rabu (05/05/2021) ini tercatat ada 224 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di pintu kedatangan.

"Total penumpangnya ada 278 orang, itu semua berasal dari Jabodetabek," ungkapnya pada wartawan.

Meski ada peningkatan kedatangan, jumlah ini masih jauh dari mereka yang berangkat. Sularjo mengatakan ada 719 penumpang yang berangkat lewat terminal tipe A ini.

Jumlah armada yang berangkat dari Dhaksinarga mencapai 224 unit kendaraan. Angka ini tercatat hingga Rabu pagi tadi.

"224 unit kendaraan ini merupakan bus AKAP," kata Sularjo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved