Breaking News:

Kabupaten Gunungkidul

BBPOM Yogyakarta Imbau Warga Lebih Jeli Memilih Pangan Aman

BBPOM Yogyakarta mengimbau masyarakat lebih teliti dalam membeli makanan, khususnya saat Ramadan dan Idulfitri nanti.

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala BBPOM Yogyakarta Dewi Prawitasari menunjukkan sampel makanan yang diuji dari Taman Kuliner Wonosari, Gunungkidul pada Kamis (06/05/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta menemukan 3 sampel makanan yang mengandung bahan berbahaya.

Temuan didapat usai pemantauan di Taman Kuliner Wonosari, Gunungkidul.

Kepala BBPOM Yogyakarta Dewi Prawitasari mengimbau masyarakat lebih teliti dalam membeli makanan, khususnya saat Ramadan dan Idulfitri nanti.

"Perlu dicek kondisi makanan hingga kemasannya, dan pastikan ada izin edar dari BPOM dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT)," kata Dewi pada Kamis (06/05/2021) sore.

Menurutnya, bahan berbahaya yang marak ditemukan pada makanan adalah Boraks atau Bleng.

Baca juga: BBPOM Yogyakarta Temukan Makanan Berbahan Boraks di Wonosari Gunungkidul

Biasanya bahan ini digunakan pada makanan berbahan pati seperti kerupuk gendar, bakso, hingga mi.

Secara kasatmata, makanan yang mengandung boraks terasa lebih kenyal dan tidak mudah hancur.

Dewi mengatakan masa penyimpanannya pun bisa lebih lama.

"Biasanya tidak mudah basi meski disimpan selama seminggu dalam suhu ruang," jelasnya.

Dewi mengatakan masyarakat kini juga bisa memastikan kualitas dan ijin edar makanan lewat aplikasi BPOM Mobile.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved