Breaking News:

Kabupaten Sleman

BBPOM Temukan 5 Makanan Mengandung Bahan Berbahaya di Pasar Tradisional di Ngemplak

Lima makanan tersebut berupa ikan teri yang mengandung formalin, krupuk karak dan mie basah mengandung boraks. 

istimewa
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat Pantauan ketersediaan makanan dan intensifikasi pengawasan kandungan makanan yang dijual oleh para pedagang di pasar Jambon, Sindumartani, Ngemplak, Sleman, Selasa (4/5/2021) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Yogyakarta, melakukan intensifikasi pengawasan kandungan makanan yang dijual oleh para pedagang di sebuah pasar tradisional yang berada di Ngemplak, Sleman, Selasa (4/5/2021).

Kegiatan intensifikasi pengawasan makanan, dilaksanakan untuk memberikan perlindungan pada konsumen, menjelang Idulfitri 2021. 

Kepala BBPOM Yogyakarta, Dewi Prawitasari menyampaikan, pihaknya menguji 48 sampel makanan di pasar tersebut.

Hasilnya, ada 5 makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan, karena mengandung bahan berbahaya.

Berupa ikan teri yang mengandung formalin, krupuk karak dan mie basah mengandung boraks.  

Makanan yang mengandung bahan berbahaya itu lalu diamankan oleh paguyuban pengurus pasar dan Dinas Perindustrian dan perdagangan Sleman.

Sedangkan untuk pedagang mendapatkan pembinaan dan penyuluhan tentang makanan sehat, agar dapat menghentikan mata rantai peredaran makanan tersebut.

"Kami pesan, masyarakat lebih berhati-hati dalam berbelanja," kata dia.  

Dewi mengatakan, makanan yang mengandung bahan berbahaya dapat dikenali sekilas dari ciri fisiknya.

Semisal, makanan yang dibuat dengan campuran pewarna rhodamin B maka biasanya terlihat lebih cerah.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved