Breaking News:

Kota Yogyakarta

Lonjakan Pengunjung Pasar Beringharjo, Dinas Perdagangan Kesulitan Menerapkan Jaga Jarak

Fenomena lonjakan pengunjung di Pasar Beringharjo yang terjadi saat ini belum mencapai puncaknya.

TRIBUNJOGJA.COM / Nanda Sagita Ginting
Suasana Pasar Beringharjo pada Selasa (09/03/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM - Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta menyebut beberapa pasar tradisional di wilayahnya mulai mengalami peningkatan pengunjung.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, jumlah petugas yang disiagakan di masing-masing lokasi pun harus ditambah.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono mengatakan, lonjakan pengunjung mulai dirasakan sejak pekan kemarin.

Khususnya, di pasar-pasar tradisional berskala besar seperti Pasar Beringharjo.

Komoditas sandang, tambahnya, masih menjadi sasaran utama.

Baca juga: Menuju Pasar Beringharjo Menjadi Pasar Era Digital, Ini Perjuangan Relawan yang Dampingi Pelaku UMKM

"Secara kuantitas ada peningkatan, terutama (Pasar Beringharjo) yang barat, pusat bisnis pakaian, baju-baju, atau peralatan ibadah. Tapi, ya saya lihat itu lebih ke masyarakat lokal, rombongan itu," cetusnya, Selasa (4/5/2021).

Ia menuturkan, Dinas Perdagangan selaku pengelola pasar tradisional sudah memiliki SOP, untuk mengantisipasi saat terjadi lonjakan pengunjung.

Sehingga, potensi sebaran corona di pusat perbelanjaan bisa diminalisir.

Satu di antaranya, dengan penambahan petugas.

"Kami mengantisipasi dengan menambah personel, untuk penjagaan dan pengamanan di beberapa pasar, itu termasuk Beringharjo. Ada tambahan 30 trantib. Kita prioritaskan di pasar-pasar besar dulu, ya," ujar Yunianto.

Halaman
12
Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved