Breaking News:

Jelang Masa Larangan Mudik, Pemkot Yogyakarta Dapati 11 Pelaku Perjalanan Tanpa Surat Sehat

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai melakukan pengecekan di sejumlah titik kedatangan pemudik dari luar daerah.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mulai melakukan pengecekan di sejumlah titik kedatangan pemudik dari luar daerah.

Alhasil, tiga hari menjelang masa larangan mudik, dijumpai beberapa warga yang menempuh perjalanan tanpa melengkapi diri dengan persyaratan.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta, Agus Winarto berujar, pengecekan pun dilakukan jajarannya sejak Minggu (3/5/2021) malam silam.

Baca juga: Proses Panjang Kawasan Wisata Kuliner Girimulyo Kulon Progo, Berangkat dari Swadaya Masyarakat

Terminal Giwangan menjadi jujukan pertama aparat penagak Perda itu. Menurutnya, terdapat 11 orang penumpang bus tak membawa surat keterangan sehat.

"Ya, di terminal sejak tadi malam sudah kita cek kedatangan di sana. Kita menemukan 11 penumpang tidak mempunyai dokumen kesehatan apapun," katanya, Senin (3/5/2021).

Hanya saja, Agus mengungkapkan, ketika kepergok tidak membawa surat penanda bebas Covid-19 tersebut, mereka mengaku hanya sekadar transit di Yogyakarta.

Sehingga, tak berselang lama, para pendatang yang mayoritas berasal dari Jakarta itu langsung melanjutkan perjalannya kembali.

"Dia hanya turun di sini, terus lanjut ke Klaten, ke Solo, tidak ada yang tujuan Yogyakarta. Nanti malam, kita akan pantau lagi. Kalau ketemu yang tujuannya memang Yogyakarta, ya dia harus melakukan uji kesehatan dulu," ungkapnya.

"Jadi, menjelang masa larangan mudik pada 6-17 Mei, kita akan terus melakukan pemantauan di titik-titik kedatangan. Termasuk terminal tentunya," tambah Kasatpol PP.

Di samping titik-titik kedatangan, Agus memastikan, pusat perbelanjaan yang berpotensi menimbulkan keramaian juga masuk dalam pantauan.

Ia tidak menampik, beberapa hari menjelang Idulfitri ini, satu lokasi yang mulai tampak meningkat aktivitasnya adalah Pasar Beringharjo.

Baca juga: Pengunjung Terlalu Ramai, Tiga Pusat Perbelanjaan di Klaten dapat Teguran Satgas COVID-19

"Beringharjo sudah mulai ramai. Kita sudah koordinasikan dengan Dinas Perdagangan. Sudah ada petugas di sana. Tapi, seandainya butuh bantuan, Satpol PP sesegera mungkin akan mengirim bantuan personel ke sana," tandas Agus.

Kemudian, lanjutnya, setelah melewati masa lebaran, fokus pemantauan digeser ke objek-objek wisata.

Pasalnya, meski diterapkan larangan mudik dengan segala penyekatannya, masih ada potensi kerumunan di destinasi wisata.

"Akhir-akhir ini pusat perbelanjaan dan titik kedatangan. Terus, kalau sudah melewati momen lebaran, tempat wisata yang akan kita sasar. Jadi, ke depan tempat wisata akan kita intensifkan lagi nanti, ya," pungkas Agus. (aka)

Penulis: Azka Ramadhan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved