Breaking News:

Sempat Pusing Hingga Pingsan Saat Melaut, Nelayan di Kulon Progo Dinyatakan Tewas

Nasib nahas menimpa Aris Purwanto (38), seorang nelayan yang merupakan warga Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo. 

Istimewa
Evakuasi nelayan oleh petugas SRI Wilayah V Pantai Glagah 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Nasib nahas menimpa Aris Purwanto (38), seorang nelayan yang merupakan warga Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo

Pasalnya saat mencari ikan di timur Muara Sungai Serang yang berada di kalurahan setempat pada Minggu (2/5/2021) sekitar pukul 09.15 WIB, korban merasa pusing dan mendadak pingsan.

Hingga akhirnya dinyatakan meninggal ketika dibawa ke rumah sakit. 

Baca juga: UPDATE Data COVID-19 Minggu 2 Mei 2021: Bertambah 4.394 Orang, Jumlah Total Kasus Jadi 1.677.274

Koordinator SRI Wilayah V Pantai Glagah, Aris Widiatmoko menjelaskan kronologi kejadian bermula saat Perahu Ngudi Rejeki berangkat melaut pukul 07.00 WIB. 

Sesampainya di tengah laut, korban kemudian menebar jaring sekitar 1,5 meter yang saat itu korban masih dalam kondisi sehat. 

"Namun saat menebar jaring yang kedua, korban merasakan pusing dan tidak berselang lama ia pingsan," kata Aris saat dikonfirmasi, Minggu (2/5/2021). 

Setelah kejadian itu, oleh Warso yang masih ada keterikatan keluarga dengan korban kemudian memberitahukan ke rekan nelayan yang ada di daratan agar melaporkan ke Pos Satlinmas Pantai Glagah. 

Setelah mendapatkan laporan itu, personil SAR bergerak ke tempat pendaratan perahu bersama nelayan yang lainnya. 

Baca juga: Kriminolog UGM: Paket Sate Maut Sengaja Dikirim untuk Penyidik Polresta Yogyakarta, Ini Alasannya

Korban kemudian dievakuasi ke RS Rizki Amalia Temon. 

Namun sesampainya di rumah sakit oleh dokter, korban dinyatakan telah meninggal dunia. 

Berdasarkan hasil tim medias, juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. 

Untuk proses selanjutnya, petugas juga telah menyerahkan jasad nelayan itu ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (scp) 

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved