Yogyakarta
Pameran Seni Rupa- Pause Rewind Forward #3 Hadirkan Karya Delapan Perupa Perempuan Indonesia
Total 26 karya dipamerkan pada pameran PRF #3 ini meliputi seni rupa media baru, instalasi seni, fotografi, video art, art Performance, dan lain-lain.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
"Pandemi saat ini menjadi waktu yang tepat untuk kita menata ulang karya-karya lama yang ada di gudang maupun di studio, kita tata ulang, dan kita lihat lagi. Sehingga ini jadi rutinitas yang baru, karena memang kadang karya harus dibuka," ujar Lenny.
Total 26 karya dipamerkan pada pameran PRF #3 ini meliputi seni rupa media baru, instalasi seni, fotografi, video art, art Performance, seni rupa kinetik, dan banyak lagi.
Baca juga: Angkat Potensi Lokal, Komunitas Perupa Perempuan Gunungkidul Gelar Pameran Seni
Di ruang bawah, pengunjung antara lain dapat menikmati karya Theresia Agustina Sitompul, seniman yang tidak dibatasi oleh “media atau material” dalam mewujudkan karya seni.
Theresia memamerkan karyanya berjudul 'Uang Pendidikan' (2009), yang terdiri puluhan koin berbahan logam berdiameter 7 sentimeter dan tebal 0,4 sentimeter, bergambar sosok anak, dan koin tersebut disusun meninggi. Theresia juga memamerkan karya lainnya berjudul 'Ten Commandment' (2012).
Adapula karya Arahmaiani berjudul 'Concept Trap' (2016), berwujud bantal berbahan katun putih yang disulam kata-kata di antaranya bijak, kasih, benci, dan kejam, menggunakan benang berwarna merah.
Melalui karya ini, seolah mengajak para penikmat pameran untuk menghidupkan kembali perasaan 'dari pikiran' dalam yang kata-kata yang dirangkai seniman.
Di ruang galeri atas, juga ada dua karya instalasi dari perupa Surabaya Lini Natalini Widhiasi berjudul 'Pengantin Jawa' dan 'Shopa Cholic'.
Kedua karya instalasi tersebut ia buat menggunakan bahan dasar alumunium dipadukan dengan metal paint, berukuran masing-masing 260 x 280 cm dan 230 x 160 cm.
Sekilas, warna-warna cat metal di permukaan aluminium tersebut memang terlihat abstrak.
Baca juga: Mengenal Sosok Raja yang Membumi dalam Pameran Tahta untuk Rakyat, Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Tetapi bila dilihat lebih jeli, tampak sepasang pengantin Jawa dalam karya 'Pengantin Jawa' (2021), dedaunan, bunga, dan juga burung.
Demikian pula karya Shopa Cholic (2021) yang menampilkan sosok wanita, namun bagian matanya tertutup dedaunan, bunga, dan kupu-kupu sehingga menyerupai bentuk topeng.
Pameran ini dibuka untuk umum, namun sebelum berkunjung wajib lebih dulu melakukan registrasi melalui http://bit.ly/PameranPRF3.
Pengunjung akan mendapatkan konfirmasi melalui email, berupa e-ticket sebagai tanda berkunjung.
Pengunjung wajib menaati protokol kesehatan di antaranya yakni kondisi sehat dengan suhu tubuh di bawah 37,5 derajat, memakai masker dan mencuci tangan sebelum masuk ruang pameran, menjaga jarak aman satu sama lain dan menaati aturan di dalam ruang pamer. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pameran-seni-rupa-pause-rewind-forward-3-hadirkan-karya-delapan-perupa-perempuan-indonesia.jpg)