Breaking News:

Yogyakarta

UU Belanja Alutsista dari Donasi Belum Ada, Pengurus Masjid Jogokariyan Konsul ke Menhan

Undang-undang yang mengatur belanja alutsista dengan sumber dana dari donasi masyarakat belum tercetus di Indonesia.

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Proses penyerahan bantuan dukungan pengadaan kapal selam bagi TNI AL oleh anak-anak masjid Jogokaryan, Senin (26/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Undang-undang yang mengatur belanja alutsista dengan sumber dana dari donasi masyarakat belum tercetus di Indonesia.

Tetapi, beberapa hari yang lalu masjid Jogokariyan Yogyakarta telah menggalang  donasi untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan utara Bali. 

Sebelum hasil donasi itu siap diserahkan ke Kepala Staf Angkatan Laut, pengurus Masjid Jogokariyan berencana akan konsultasi terlebih dahulu ke Kemenhan.

Baca juga: Galang Donasi untuk Pengadaan Kapal Selam Baru, Masjid Jogokariyan Himpun Rp 300 Juta dalam Sehari

"Nanti kami akan konsultasi (dengan Kemenhan) karena selama ini kan Undang-undang mengatur belanja alutsista kan Kemenhan tapi itu sumber APBN. Kalau sumbernya rakyat belum ada UU-nya," ujar Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Ustaz Muhammad Jazir dihubungi, Kamis (29/4/2021).

Selain ke Kemenhan, pihak masjid juga akan koordinasi dengan DPR.

Harapannya niat baik dari masyarakat ini dapat terealisasikan. 

"Karena selama ini semua pembelian alutsista anggaran pemerintah dilakukan Kemenhan maka itu sudah ada di Undang-undang. Ini dana dari rakyat terus ini mekanisme bagaimana belum ada Undang-undang," katanya. 

Jazir mengatakan donasi ini akan dibuka selama 1 bulan.

Baca juga: Warga DI Yogyakarta Gelar Aksi Patungan Ingin Belikan Kapal Selam untuk TNI Gantikan KRI Nanggala

Namun bisa juga diperpanjang jadi 2 bulan.

Menurut Jazir harga kapal selam di PT PAL sekitar Rp 1,7 triliun.

Sedangkan kapal selam buatan Korea Selatan adalah Rp 4,7 triliun. 

"Kami lebih senang sekarang yang terkumpul ditambahi pemerintah untuk beli kapal selam baru. Langsung diwujudkan lebih bagus. Ya kira-kira begitulah (donasi diserahkan ke TNI AL dan diteruskan ke Kemenhan)," pungkasnya.( Tribunjogja.com )

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved