Lewat Pertemuan Rahasia di Baghdad, Hubungan Arab Saudi dan Iran Akhirnya Mulai Mencair

Jadi Musuh Bebuyutan Selama Bertahun-tahun, Hubungan Arab Saudi dan Iran Akhirnya Mulai Mencair

Editor: Hari Susmayanti
Mohammed Huwais / AFP
Pasukan milisi Houthi di atas kendaraan militer saat berkumpul di Sanaa sebelum memulai gerakan menuju medan perang di Yaman, Januari lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Permusuhan antara Arab Saudi dengan Iran yang sudah berlangsung cukup lama nampaknya akan mulai mencair.

Hal itu menyusul keputusan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman yang memberikan tanda bersahabat dengan Iran.

Kedua negara dikabarkan sudah melakukan pertemuan rahasia di Baghdad.

Pangeran MBS mengaku sedang mencoba untuk mencari hubungan baik dengan Iran setelah muncul laporan saingan tersebut mengadakan pembicaraan rahasia baru-baru ini di Baghdad.

Kedua negara terlibat persaingan sengit memperebutkan pengaruh kawasan sejak 2016, setelah pengunjuk rasa Iran menggeruduk kedutaan Saudi di Teheran.

Aksi massa terjadi setelah kerajaan Saudi mengeksekusi seorang ulama Syiah yang dihormati di wilayah Arab.

"Iran adalah negara tetangga, dan semua yang kami cita-citakan adalah hubungan yang baik dan khusus dengan Iran," kata Mohammed bin Salman (MBS) yang disiarkan Middle East Broadcasting Center, Rabu (28/4/2021) WIB.

Kutipan wawancara itu disitir laman berita Aljazeera.com.

“Kami tidak ingin situasi Iran menjadi sulit. Sebaliknya, kami ingin Iran tumbuh… dan mendorong kawasan dan dunia menuju kemakmuran,” katanya.

MBS menambahkan Riyadh bekerja dengan mitra regional dan global untuk menemukan solusi atas apa yang disebutnya perilaku negatif Teheran.

Ia menyinggung program nuklir Teheran serta dukungan negara itu untuk proksi mereka di seluruh Timur Tengah.

"Kami berharap dapat mengatasinya dan membangun hubungan yang baik dan positif dengan Iran yang akan menguntungkan semua orang," kata Putra Mahkota dalam wawancara 90 menit itu.

Pernyataan itu menandai perubahan nada dan sikapnya dibandingkan wawancara sebelumnya.

Saat itu MBS mengecam Teheran, menuduhnya memicu ketidakamanan regional.

Pangeran tidak menyebutkan negosiasi apapun dengan Iran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved