Breaking News:

Imbas Larangan Mudik Lebaran, Terminal Ir Soekarno Klaten Sepi Penumpang

Pemerintah mempercepat larangan mudik pada lebaran Idulfitri kali ini yakni mulai Kamis (22/4/2021) lalu. Kebijakan tersebut turut berimbas kepada

TRIBUNJOGJA/ Almurfi Syofyan
Suasana ruang tunggu penumpang di Terminal Ir Soekarno Kabupaten Klaten, Minggu (25/4/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pemerintah mempercepat larangan mudik pada lebaran Idulfitri kali ini yakni mulai Kamis (22/4/2021) lalu.

Kebijakan tersebut turut berimbas kepada sepinya kedatangan dan keberangkat penumpang di Terminal Ir Soekarno Klaten.

Pantauan Tribun Jogja di terminal yang berada di Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Kabupaten Klaten itu, Minggu (25/4/2021) sekitar pukul 12.00 terpantau sepi.

Baca juga: Sholat Ghoib untuk Awak KRI Nanggala-402 yang Tenggelam, Bagaimana Hukum dan Tata Caranya?

Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Tenggelam di Kedalaman 850 Meter, Seperti Apa Kondisi Bawah Laut?

Suasana sepi di terminal tersebut sudah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir. Mobilitas warga yang naik maupun turun di terminal tipe A itu juga cukup minim.

Sejumlah loket bus yang ada di terminal itu beberapa diantaranya terlihat tutup. Namun masih banyak yang buka.

Ruang tunggu keberangkatan di terminal itu juga terlihat sepi. Bahkan beberapa penumpang terlihat bisa tidur-tiduran di kursi ruang tunggu tersebut.

"Iya cukup sepi. Mungkin imbas karena larangan mudik oleh pemerintah. Apalagi kalau mau mudik harus bawa surat-surat lengkap juga," ujar Sukamta (41) salah seorang penumpang di terminal itu.

Sementara itu, Kepala Terminal Ir Soekarno Klaten, Marjono mengatakan sepinya penumpang di terminal tersebut sudah berlangsung sejak merebaknya pandemi COVID-19.

Namun kondisi itu semakin sepi lantaran adanya kebijakan larangan mudik pada lebaran Idulfitri 2021 untuk mengantisipasi meluasnya sebaran COVID-19.

"Untuk penumpang atau pemudik sepi, mungkin karena aturan yang cukup ketat dan kesadaran dari masyarakat untuk tidak mudik," ujarnya pada Tribun Jogja, Minggu (25/4/2021).

Ia mengatakan, pada kedatangan Sabtu (24/4/2021) malam di terminal tersebut, hanya ada 16 penumpang yang tiba.

Baca juga: Balap Motor dan Pesta Petasan, Satpol PP Bantul Tutup JJLS Setiap Minggu

Baca juga: Kapolresta Yogyakarta Melarang Penggunaan Petasan Saat Malam Idulfitri

Adapun 16 penumpang itu, rinciannya dari Jakarta sebanyak 5 orang, dari Cikarang 4 orang, dari Bekasi 3 orang, dari Tangerang 1 orang, dari Cilegon 1 orang, dari Sukabumi 1 orang dan Bogor 1 orang.

Menurutnya, selama bulan Ramadan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, jumlah kedatangan penumpang saat malam hari di terminal itu hanya berkisar diangka 20-an orang.

"Sejak awal puasa paling banyak itu satu malam hanya ada 26 penumpang yang datang. Paling sedikit 7 penumpang," imbuhnya.

Sedangkan untuk keberangkatan sejak awal Ramadan juga relatif sama, yakni berkisar 30-an penumpang setiap malamnya. (Mur)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved