Breaking News:

Kabupaten Sleman

98 Persen Guru dan Tendik di Sleman Telah Divaksin

Sekitar 13.000 orang guru dan tendik di Kabupaten Sleman sudah mendapat suntikan vaksin. 

IST
Ilustrasi vaksin covid 19 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, hampir semua guru dan tenaga kependidikan (tendik) di Kabupaten Sleman telah menjalani vaksinasi COVID-19.

Dari target sasaran,--dihitung tanpa dosen--sekitar 13.000 orang, Joko menyebut mayoritas sudah mendapat suntikan vaksin

"(Kira-kira) sudah 98 persen," katanya, Kamis (22/4/2021). 

Menurut dia, guru dan tendik yang belum menerima suntikan vaksin tinggal sedikit.

Yaitu di Kapanewon Seyegan dan Pakem.

Baca juga: Belum Semua Orang Tua di Sleman Izinkan Anaknya Belajar Tatap Muka 

Itu pun tinggal mereka yang terlewat, ataupun sempat tertunda.

Di Kapanewon lainnya, mayoritas sudah divaksin. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Sleman, Novita Krisnaeni mengakan, pihaknya menargetkan, vaksinasi bagi tenaga kependidikan, bisa rampung pada minggu ini. 

"Ini gelombang terakhir untuk tenaga pendidik, tergetnya minggu ini selesai," ujar dia, saat kegiatan vaksinasi di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya, Klidon, Sukoharjo, Ngaglik. 

Kegiatan vaksinasi tersebut menyasar lebih dari 1.200 orang.

Baca juga: Sebanyak 50 Persen Guru SMA/SMK di DI Yogyakarta Telah Menerima Suntikan Vaksin Covid-19

Rinciannya, tenaga pendidik di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya sebanyak 550 orang, tenaga pendidik di wilayah Ngaglik 170 orang, tokoh agama 560 orang, dan masyarakat sekitar. 

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, vaksinasi khususnya bagi tenaga pendidik, merupakan hal yang sangat penting.

Ia berharap, ketika kegiatan belajar mengajar tatap muka yang rencananya akan dibuka bulan Juli, seluruh tenaga pendidik di Sleman telah mendapat suntikan vaksin

"Bagi tenaga pendidik yang merasa belum divaksin, silahkan secepatnya koordinasi," ujar dia. ( Tribunjogja.com )

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved