CPNS 2021

Soal SKD CPNS dan PPPK 2021 Sudah Diserahkan Kemendikbud ke Panselnas, Siap-siap Pendaftaran

Siap-siap pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK 2021. Naskah soal SKD CPNS/PPPK 2021 diserahkan ke Panselnas. Kisi-kisi soal CPNS 2021 berdasar evaluasi

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
sscn.bkn.go.id
Informasi CPNS 2021 

TRIBUNJOGJA.COM - Pendaftaran CPNS 2021 dan juga PPPK 2021 semakin dekat. Panselnas bahkan sudah menerima naskah soal SKD CPNS 2021 dari Kemendikbud. 

Kisi-kisi soal SKD CPNS 2021 dan PPPK 2021 tersebut disusun oleh tim khusus berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan seleksi CASN dan kisi-kisi CPNS 2019.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo juga telah memberikan pernyataan tegas terkait transparansi dan keamanan serta kerahasiaan naskah soal CPNS dan PPPK 2021 yang telah diserahkan ke Panselnas itu. 

Ilustrasi : Penyelenggaraan Tes CPNS 2021
Ilustrasi : Penyelenggaraan Tes CPNS 2021 (Kompas.com)

Sebagaimana diinformasikan bahwa pada tahun ini pemerintah akan membuka lowongan CPNS dan PPPK 2021.

Pendaftaran CPNS 2021 dijadwalkan pada Mei-Juni 2021 melalui Situs SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id/.

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo sebelumnya juga sudah menjelaskan pemerintah kali ini menyediakan 1.275.387 untuk kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) baik di pemerintah pusat maupun daerah.

Kebutuhan ASN kali ini memang untuk mengisi jabatan instansi yang kosong.

Menurut data yang tertera per 7 April 2021, ada beberapa jumlah penetapan formasi dari 56 kementerian dan embaga disusun dengan formasi daerah seperti yang terurai di bawah ini:

1. Sejumlah penetapan formasi dari 56 kementerian dan lembaga kiranya berjumlah 69.684. Jumlah tersebut meliputi 61.129 formasi kementerian dan lembaga dan 8.555 penetapan formasi melalui sekolah dinas.

2. Sementara untuk penetapan formasi daerah terdapat 652.803 yang dirinci sebagai berikut:

- 139.443 formasi dari 34 pemerintah provinsi terdiri dari: 128.656 guru dan 10.787 non-guru.

- 513.360 formasi dari 504 pemerintah kabupaten dan kota terdiri dari: 418.370 guru dan 94.990 formasi non-guru.

Menyusul rencana penetapan Formas CPNS 2021 dan PPPK 2021 yang semula dijadwalkan pada Maret 2021, kabar terbaru mengenai kesiapan naskah soal CPNS dan PPPK tahun ini. 

Ilustrasi: Pelaksanaan Tes Terlulis SKD CPNS 2021
Ilustrasi: Pelaksanaan Tes Terlulis SKD CPNS 2021 (Kompas.com)

Tim Panselnas sudah menerima naskah soal seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dari Kemendikbud pada Selasa (20/4/2021) ini.

Disebutkan bahwa naskah soal tersebut nantinya akan digunakan dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 dan calon PPPK.

Tjahjo Kumolo menyatakan mengatakan dengan diserahkannya soal tersebut, Tim Panselnas akan melakukan proses pemasukan (input) ke dalam sistem Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang akan digunakan dalam pelaksanaan seleksi nantinya.

"Pada proses ini diperlukan kehati-hatian dan jaminan kerahasiaan dan keamanan data-datanya. Kami yakin sejak tahun-tahun sebelumnya kerahasiaan dan keamanan data menjadi kata kunci kita bersama," ujarnya secara virtual, Selasa, dikutip Tribun Jogja dari kompas.com.

Menpan RB berpesan kepada seluruh Tim Panselnas, khususnya BSSN, BPPT, BPKP, dan Tim Quality Assurance (QA) untuk bekerja sama dengan Kementerian PANRB, BKN, Kemendikbud agar dapat mengawal kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian proses seleksi CASN tahun 2021.

Tjahjo Kumolo berharap, seleksi CASN tahun ini, CPNS 2021 dan PPPK 2021, dapat terus menjunjung tinggi transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas dalam setiap tahapannya.

"Kita bersama berharap agar proses seleksi CASN tahun 2021 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan tidak dipungut biaya," katanya.

Tim Penyusun

Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan seputar penyusunan soal seleksi SKD bahwa hal itu dilakukan melalui beberapa tahapan.

Yang pertama, tahap penyusunan kisi-kisi yang memperhatikan hasil evaluasi pelaksanaan seleksi CASN dan kisi-kisi tahun 2019.

Tahap kedua, penyesuaian soal seleksi CASN yang melibatkan penulis dari perguruan tinggi negeri di Indonesia dengan pendampingan dan penjaminan mutu oleh Pusat Asesmen dan Pembelajaran sebagai ahli konstruksi soal.

Tahap ketiga adalah proses telaah bahasa oleh para ahli dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud untuk memastikan soal yang disusun telah sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

"Proses ini melibatkan unsur Kementerian PANRB, BKN, BNPT, dan para pakar dari perguruan tinggi, yang didampingi oleh ahli konstruksi soal dari Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbud," jelas Nadiem.

Formasi CPNS 2021 dan PPPK 2021

ILUSTRASI - Update informasi CPNS / PPPK 2021
ILUSTRASI - Update informasi CPNS / PPPK 2021 (sscn.bkn.go.id)

Bila dilihat kembali, kebutuhan ASN untuk Instansi pemerintah pusat sebanyak 83.669 orang dan Instansi di daerah sebanyak 1.191.718 orang.

Tjahjo Kumolo sebelumnya menyatakan seleksi ASN pada tahun ini akan difokuskan untuk mengisi kebutuhan tenaga teknis.

"Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PANRB, agar memperbanyak tenaga teknis yang bisa langsung terjun ke masyarakat dalam rangka mengurangi ASN yang melaksanakan tugas administrasi," sambung Tjahjo.

Pemerinta juga memberi peluang untuk tenaga pendidik atau guru honorer agar mereka bisa mendaftarkan diri melalui program pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK)

Bila dilihat dari rencana penetapan guru melalui jalur PPPK ini, pemerintah memberikan lowongan sejumlah 547.026 formasi yang meliputi tingkat pemprov di pemkab maupun pemkot.

Sementara untuk formasi PPPK non-guru yang bertempat di daerah ditetapkan sebanyak 21.495 formasi.

Sedangkan gambaran untuk CPNS di tingkat daerah, sejauh ini ditetapkan 84.282 formasi.

Formasi CPNS terbanyak di pemerintah pusat adalah sebagai berikut:

Dosen
Penjaga Tahanan
Penyuluh KB
Analis Perkara Peradilan
Pemeriksa
Perawat
Analis Hukum Pertahanan
Jaksa
Dokter
Statistisi
Pranata Komputer
Pranata Barang Bukti
Pengawas Farmasi dan Makanan
Penyuluh Perikanan dan Perencana.

Formasi di pemerintah provinsi, ada jabatan guru, jabatan tenaga kesehatan dan jabatan teknis. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Jabatan guru meliputi guru BK, guru TIK, guru matematika, guru seni budaya dan guru Bahasa Indonesia.
Jabatan tenaga kesehatan meliputi perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis dan paoteker.
Jabatan teknis terdiri dari pranata komputer, polisi kehutanan, pengawas benih tanaman, pengelola keuangan dan pengelola pengadaan barang/jasa.

Formasi penerimaan CASN di pemerintah kabupaten/kota terdiri dari:

Jabatan guru meliputi guru kelas, guru penjaskes, guru BK, guru TIK dan guru seni budaya.
Jabatan tenaga kesehatan terdir perawat, dokter, asisten apoteker, perekam medis dan paoteker.
Jabatan teknis terdiri dari pranata komputer, polisi kehutanan, pengawas benih tanaman, pengelola keuangan dan pengelola pengadaan barang/jasa.

Jadwal CPNS 2021

Ilustrasi - Update Informasi CPNS/PPPK 2021
Ilustrasi - Update Informasi CPNS/PPPK 2021 (Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas)

Pendaftaran PPPK 2021 direncanakan berlangsung sejak bulan Mei hingga Juni 2021.

Agenda rekrutmen tersebut kemudian dilanjutkan dengan seleksi PPPK tahap 1 yang direncanakan berlangsung pada Agustus mendatang.

Setelah lulus, mereka langsung diproses, diumumkan, kemudian dilakukan pemberkasan dan penetapan NIP-nya oleh BKN.

Tahap kedua seleksi PPPK dilaksanakan setelah tahap pertama selesai.

Seleksi ini akan digelar sebanyak tiga kali.

Dengan begitu, pendaftar formasi PPPK guru memiliki kesempatan mengikuti tes sampai 3 kali.

Sementara, untuk CPNS 2021 direncanakan bulan Mei-Juni 2021.

(*/ Tribun Jogja / Bunga Kartikasari )

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved