Breaking News:

Pasar Sore Kampung Ramadan Jogokariyan Kota Yogyakarta Kembali Diadakan, Ada Sanksi Bagi Pelanggar

Pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan (KRJ) Kota Yogyakarta kembali diselenggarakan oleh Masjid Jogokariyan secara tatap muka

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Technical meeting pedagang pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan, Sabtu (10/4/2021). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pasar sore Kampung Ramadan Jogokariyan (KRJ) Kota Yogyakarta kembali diselenggarakan oleh Masjid Jogokariyan secara tatap muka pada Ramadan tahun ini.

Setelah setahun sebelumnya Masjid Jogokariyan tidak menyelenggarakan Pasar Sore secara luring, namun daring dikarenakan pandemi yang baru melanda.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan untuk Masyarakat, Pemkot Magelang Rencanakan Aplikasikan Big Data

Takmir Masjid Jogokariyan, Gitta Welly Ariadi, menuturkan sebanyak 180 pedagang akan berpartisipasi dalam pasar sore ramadan KRJ tahun ini.

Hal tersebut separuh dari jumlah pedagang di masa normal sebelum pandemi yang mencapai 300 orang.

"Untuk tahun ini yang beda dari tahun kemarin kami adakan untuk pasar sore. Tahun kemarin kami tidak mengoordinir untuk pasar sore, tetapi ternyata tetap banyak yang jualan," ujar Welly kepada Tribun Jogja.

Ia menuturkan, ketika pasar sore tidak terkoordinir, justru pihak Masjid sulit untuk mengontrol.

Maka, pada tahun ini Masjid Jogokariyan mengadakan kembali pasar sore dengan jumlah pedagang separuh dari biasanya.

"Kami koordinir agar kami bisa tetap mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan juga untuk membantu perekonomian warga," tuturnya.

Baca juga: Sebaran COVID-19 di Satu Ponpes Masih Bertambah, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkab Klaten

"Protokol kesehatan tetap kami jadikan prioritas untuk selalu diawasi dan bahkan kami sudah audiensi ke Pemerintah Kota Yogyakarta. Kami mewadahi warga untuk berjualan supaya mereka bisa menggerakkan ekonomi lagi," ucapnya.

Ia menambahkan, para pedagang yang akan mengisi pasar sore telah diberikan technical meeting untuk disampaikan seluruh aturan yang berlaku pada Sabtu (10/4/2021).

Menurutnya, jika ada pedagang yang melanggar protokol kesehatan, maka akan diberikan teguran pertama.

Jika melanggar kembali dan mendapat teguran kedua, pedagang akan langsung didiskualifikasi. (uti) 

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved