Breaking News:

Kepala Sekolah dan Guru Matematika SMPN 4 Depok Disebut Terlibat Kasus Pembocoran Soal ASPD

Berdasarkan hasil temuan awal, kepala sekolah dan guru Matematika di sekolah tersebut terbukti melakukan pembocoran soal ASPD

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Yuwantoro Winduajie
Tim Pencari Fakta yang dibentuk Disdikpora DIY memaparkan hasil temuan awal terkait indikasi kebocoran soal ASPD jenjang SMP 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Yuwantoro Winduajie

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelaksanaan asesmen standarisasi pendidikan daerah (ASPD) jenjang SMP di DI Yogyakarta harus diwarnai kasus kebocoran soal di SMPN 4 Depok Sleman.

Untuk mengungkap indikasi kebocoran, belum lama ini Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY telah menerjunkan Tim Pencari Fakta. 

Sekretaris II Dewan Pendidikan DIY yang juga menjadi bagian dalam Tim Pencari Fakta, Timotius Apriyanto, menuturkan berdasarkan hasil temuan awal, kepala sekolah dan guru Matematika di sekolah tersebut terbukti melakukan pembocoran. 

Timotus lantas merinci kronologi terjadinya kebocoran soal ASPD di sekolah tersebut.

Bermula pada tanggal 15-16 Maret 2021 lalu.

Baca juga: Soal ASPD Terbukti Bocor, SMPN 4 Depok Sleman Akan Gelar Ujian Ulang 

Baca juga: Sekda DI Yogyakarta Minta Oknum yang Membocorkan Soal ASPD SMP Disanksi Tegas

Kala itu sempat diadakan kegiatan penulisan naskah soal untuk empat mata pelajaran ASPD di sebuah hotel di DIY. 

Sehari setelahnya dilaksanakan tahap pengulasan yang dilakukan oleh tim teknis bersama tim review naskah soal.

Untuk mempercepat koordinasi, panitia pun memutuskan untuk membuat grup Whatsapp yang berangotakan 18 orang.

"Grup beranggotakan 18 orang terdiri dari 12 orang dari tim reviewer dan enam orang tim teknis," rincinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved