Pendidikan
Terkendala Listrik, 78 Pelajar SMP di Gunungkidul Ikut ASPD Susulan
Padamnya aliran listrik saat hari kedua pelaksanaan ASPD membuat puluhan pelajar terpaksa mengikuti ASPD susulan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Sebab sudah ada indikator sendiri sebagai penentu.
Meskipun begitu, ASPD ini tetap diperlukan. Gunanya untuk memetakan bagaimana mutu pendidikan di DIY berdasarkan hasil ujian.
"ASPD ini juga menjadi pengganti dari Ujian Nasional (UN) sesuai keputusan pusat," jelas Eddy.
Lantaran adanya kebijakan baru itu, saat ini ada 4 indikator penentu kelulusan pelajar. Antara lain dengan menyelesaikan program pembelajaran di masa pandemi dengan bukti nilai rapor tiap semester.
Indikator lainnya adalah sikap atau perilaku pelajar selama aktivitas belajar serta mengikuti ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan. Eddy pun berharap hasil ASPD nantinya bisa maksimal.
"Setidaknya akan menjadi salah satu dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi," katanya.( Tribunjogja.com )