Tata Kembali Struktur Organisasi, DPP PAN Kabupaten Sleman Gelar Muscab dan Musrant ke V

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman menggelar Musyarawah Cabang (Muscab) dan Musyawarah Ranting

Tayang:
Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Muscab dan Musrant ke V DPP PAN Kabupaten Sleman di RM Puri Mataram, Minggu (11/4/2021) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sleman menggelar Musyarawah Cabang (Muscab) dan Musyawarah Ranting (Musrant) ke V DPC dan DPRt se-Kabupaten Sleman di Rumah Makan Puri Mataram, Minggu (11/4/2021).

Kegiatan ini merupakan agenda besar yang diinisiasi DPP PAN guna menyongsong tahun politik 2024.

Ketua DPD PAN Sleman, dr Raudi Akmal menuturkan, kegiatan musyawarah perlu segera dilakukan untuk menata kembali struktur organisasi.

Baginya, dengan struktur yang tertata serta pembagian tugas yang merata, akan memudahkan partai dalam bergerak menjaring suara.

Baca juga: PT KPF dan UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Investasi, Dekatkan Diri Pada Generasi Milenial

Ketua DPW PAN DIY,  Suharwanta meminta agar kader PAN bisa lebih solid dan kreatif.

Kader PAN harus mampu beradaptasi dengan cepat.

Adaptasi tak hanya pada strategi politik namun juga perkembangan teknologi.

“Perkembangan ini bisa berarti dua hal. Positif jika kita bisa beradaptasi dengan cepat atau bisa tertinggal dan itu adalah dampak negatif,” terangnya.

Sementara, sekretaris POK DPP PAN, Slamet Nur Achmad Effendy menyampaikan pada tahun politik 2024, partisipasi generasi Z dan Milenial mencapai angka 45 persen.

PAN yang juga sebagai partai anak muda, seharusnya mendapatkan keuntungan dengan bonus demografi tersebut.

“PAN ini kan isinya anak muda. Harapan kita tentu saja tidak sulit untuk bisa kita rangkul generasi Y dan Z ini,” jelasnya.

Maka dari itu, pihaknya akan mendorong untuk merangkul generasi zaman kiwari itu.

“Kami akan mencari basis-basis baru tanpa meninggalkan basis yang sudah ada,” tambahnya.

Dilanjutkan Slamet, instrumen partai menjadi penting agar terus dirawat.

Baca juga: Dunia Perhotelan Belum Pulih dari Pukulan Pandemi, PHRI DIY Nilai PP Royalti Musik Tidak Realistis

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved