Update Corona di DI Yogyakarta
UPDATE COVID-19 DI Yogyakarta Jumat 9 April 2021 : Tambah 222 Kasus, 6 Pasien Dilaporkan Meninggal
Dengan penambahan 222 kasus pada Jumat (9/4/2021), maka sejauh ini sudah ada 35.225 warga di DI Yogyakarta yang terkonfirmasi COVID-19.
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kasus terkonfirmasi COVID-19 di DIY pada Jumat (9/4/2021) mengalami penambahan sebanyak 222 kasus.
Dengan penambahan kasus baru tersebut maka sejauh ini sudah ada 35.225 warga di DI Yogyakarta yang terkonfirmasi COVID-19.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 di DIY, Berty Murtiningsih membeberkan, penambahan kasus terjaring melalui upaya periksa mandiri sebanyak 28 kasus, tracing kontak kasus positif 158 kasus, dan satu kasus berasal dari perjalanan luar daerah.
"Untuk yang belum ada info terdapat 35 kasus," terang Berty.
Baca juga: UPDATE Peta Sebaran Covid-19 hingga Jumat 9 April 2021 Pagi: Data Rinci Kasus Baru di 34 Provinsi
Rincian distribusi kasus terkonfirmasi COVID-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota adalah Kota Yogyakarta 18 kasus, Bantul 106 kasus, Kulon Progo 33 kasus, Gunungkidul enam kasus, dan Sleman 59 kasus.
Berty kemudian melaporkan penambahan kasus sembuh yakni sebanyak 151 kasus.
"Sehingga total sembuh menjadi 29.360 kasus," terangnya.
Adapun rincian distribusi kasus sembuh menurut domisili wilayah Kota Yogyakarta 12 kasus, Bantul 77 kasus, Kulon Progo 16 kasus, Gunungkidul 18 kasus, dan Sleman 28 kasus.
Di sisi lain, angka kematian akibat COVID-19 kembali bertambah.
Hari ini dilaporkan ada penambahan kasus meninggal sebanyak enam kasus.
Rincian kasus meninggal adalah sebagai berikut:
Baca juga: Vaksin Covid-19 Merah Putih Buatan Indonesia Diproyeksi Dapat Izin Darurat pada Akhir Tahun 2021 Ini
1. Kasus 32.111 :Laki laki, 65 th, Sleman
2. Kasus 32.814 :Perempuan, 85 th, Sleman
3. Kasus 34.354 :Laki laki, 53 th, Sleman
4. Kasus 34.744 :Perempuan, 59 th, Sleman
5. Kasus 34.765 :Perempuan, 80 th, Sleman
6. Kasus 35.230 :Laki laki, 69 th, Kota Yogyakarta
"Sehingga kasus meninggal menjadi 846 kasus," terangnya. ( Tribunjogja.com )