Breaking News:

Tak Ada Rencana Vaksinasi Massal di Sleman selama Ramadan 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo memastikan, pelaksanaan vaksinasi di Bumi Sembada akan terus berjalan

SHUTTERSTOCK/Orpheus FX
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo memastikan, pelaksanaan vaksinasi di Bumi Sembada akan terus berjalan selama bulan Ramadan.

Hal tersebut, didasari oleh fatwa MUI nomor 13/2021 yang menyebutkan bahwa pemberian vaksin tidak membatalkan ibadah puasa.

Jadwalnya pun masih sama, rencananya tetap akan dilaksanakan pada siang hari. 

Baca juga: Pisah Sambut Kepala RSPAU dr S Hardjolukito, Berkomitmen Terus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Sebab, apabila jadwal pelaksanaan vaksinasi bergeser pada malam hari, pihaknya mengaku terkendala oleh sumber daya manusia (SDM).

Dikarenakan petugas medis yang ada di Puskemas hanya bekerja pada siang hari. 

"Jadi, pelaksanan vaksinasi di bulan Ramadan, kita rencanakan masih sama seperti biasa. Ada masukkan dilakukan malam hari, itu masih kita kaji, tapi menurut saya kurang terlaksana. Mungkin ada faskes yang bisa melayani sore atau malam hari, tapi kalau Puskemas tidak bisa," kata dia, Rabu (7/4/2021). 

Sejauh ini, menurutnya pelaksanaan vaksinasi direncanakan masih sama seperti jadwal biasanya. Tidak ada perubahan.

Hanya saja, sedikit perbedaan selama bulan ramadhan tidak ada penyuntikan vaksin secara massal. 

"(Vaksinasi) seperti biasa. Bedanya, selama Ramadan tidak akan ada massal hanya reguler biasa," ujar Joko. 

Terdapat 47 fasilitas kesehatan (Faskes) di Kabupaten Sleman yang telah disiapkan untuk melayani vaksinasi. Terdiri dari 25 Puskemas dan 22 Rumah Sakit.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Kurniatul Hidayah
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved