Pandemi Virus Corona
WHO Umumkan Hasil Studi tentang Asal-Usul Virus Corona, Butuh Penelitian Lebih Lanjut
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan sumber yang jelas dari penyebaran virus Sars-Cov-2 yang menyebabkan Covid
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Mona Kriesdinar
TRIBUNJOGJA.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan sumber yang jelas dari penyebaran virus Sars-Cov-2 yang menyebabkan Covid-19.
Dari hasil kunjungan ke Wuhan, sejak 14 Januari - 10 Februari 2021, WHO dan tim dari China masih kesulitan untuk menjelaskan sumber utama dari mana asalnya Sars-CoV-2 tersebut.
Untuk itu, Direktur Jenderal (Dirjen) WHO, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta adanya studi lebih lanjut mengenai asal-usul virus corona yang menjadi pandemi di seluruh dunia.

Dr Tedros juga mengucapkan terimakasih kepada tim atas kerja keras mereka yang tidak kena lelah.
Dia mengatakan itu meningkatkan pemahaman orang dalam hal-hal penting, sambil memunculkan pertanyaan yang perlu ditangani oleh studi lebih lanjut, seperti yang dicatat dalam laporan tersebut.
“Semua hipotesis tetap ada dan akan dibahas. Laporan ini adalah permulaan yang sangat penting, tetapi ini bukanlah akhir,” ungkap Dr Tedros dalam konferensi pers yang diselenggarakan virtual langsung dari Jenewa, Selasa (30/3/2021).
Baca juga: Tak Enak Badan Setelah Divaksin Covid-19, Apakah Normal? Ini Jawaban Ahli
Dia mengakui, pihaknya belum menemukan sumber virus.
“Kami harus terus mengikuti ilmu pengetahuan,” kata Dr Tedros.
Menurutnya, menemukan asal virus itu membutuhkan waktu dan pihaknya berhutang kepada dunia untuk menemukan sumbernya.

“Sehingga, kami dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah untuk mengurangi risiko terjadinya hal ini lagi. Tidak ada satu pun perjalanan penelitian yang dapat memberikan semua jawaban,” paparnya lagi.
Laporan sementara, Dr Tedros menjelaskan bahwa virus berasal dari kebocoran lab adalah hal yang cukup mustahil, meski bukan berarti tidak mungkin.
“Masalah itu butuh penyelidikan lebih jauh,” jelasnya.
Tahun ini WHO telah mengirim sebuah tim internasional ke Wuhan, China untuk melacak asal-usul virus tersebut.
Baca juga: Banyak Negara Tunda Menggunakan Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Begini Tanggapan WHO
Akan tetapi kritik dari studi WHO tersebut menyatakan, pelacakan itu terbatas akibat pembatasan pemerintahan China atas apa yang boleh diselidiki tim itu.
Pemimpin tim WHO, Peter Ben Embarek, kepada para wartawan hari Selasa (30/3) mengemukakan bahwa ada kemungkinan lain terkait penyebaran virus corona.
