Breaking News:

FAKTA-FAKTA Klaster Baru Covid-19 di Sleman, dari Takziah hingga 69 Orang Positif Virus Corona

Berawal dari takziah atau layatan karena ada seorang warganya yang meninggal dunia, kronologi kasus pertama muncul di dua padukuhan.

TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Dukuh Plalangan Pandowoharjo Sleman, Jamaludin, (baju putih), sedang berjaga di pintu keluar-masuk kampung Plalangan. Akses jalan sementara dijaga ketat, untuk membatasi tamu yang datang, setelah muncul klaster takziah di kampung tersebut. 

Setelah itu, dilakukan pemantauan secara berkala. Ternyata setiap hari, jumlah warga yang dinyatakan positif terus mengalami penambahan.

Hingga saat ini, total ada 25 warga kampung Plalangan yang positif. Sebanyak 15 orang di antaranya sudah sembuh dan selesai dari isolasi.

Namun, pihaknya mencurigai masih ada penularan. Sebab, saat ini ada 12 warganya yang bergejala menyerupai Covid-19, seperti demam, batuk dan pilek. 

Swab massal

Sejumlah warga padukuhan Plalangan, Pandowoharjo, Sleman menjalani pemeriksaan guna mendeteksi covid-19 di gedung SDN Nyaen II, kampung setempat, Senin (29/3/2021)
Sejumlah warga padukuhan Plalangan, Pandowoharjo, Sleman menjalani pemeriksaan guna mendeteksi covid-19 di gedung SDN Nyaen II, kampung setempat, Senin (29/3/2021) (TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin)

Karena itu, untuk memutus mata rantai penularan, seluruh warga Kampung Plalangan mengikuti swab antigen dan antibodi secara massal di gedung SD Negeri Nyaen II, kampung setempat, pada Senin (29/3/2021).

Tujuannya, untuk memastikan kesehatan seluruh warga Plalangan. "Total yang mengikuti tes ada 392 warga," tutur dia. 

Bukan hanya itu, untuk sementara, akses keluar - masuk di Padukuhan Plalangan juga ditutup dan dijaga ketat. Tamu di luar domisili tidak diperbolehkan masuk. Bahkan di pukul 23.00 - 05.00 jalan kampung ditutup secara total.

Pembatasan akses ini sudah dilakukan sejak 16-29 Maret 2021 dan rencananya akan diberlakukan perpanjangan. 

"Lockdown rencananya akan diperpanjang sampai Jumat depan," kata dia. 

Kasus kedua

Halaman
1234
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Joko Widiyarso
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved