Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Pastikan Pengamanan Gereja untuk Kelancaran Ibadah Umat Kristiani
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih meminta masyarakat untuk tidak khawatir atas peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih meminta masyarakat untuk tidak khawatir atas peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/01/2021) kemarin.
Menurut dia, keamanan di Kabupaten Bantul baik, sehingga tak perlu ada kekhawatiran berlebih.
Dengan adanya peristiwa bom bunuh diri tersebut, ia meminta agar keamanan di sekitar Gereja harus ditingkatkan.
Baca juga: Klaster Baru Penularan Covid-19 di DI Yogyakarta Bermunculan Saat Pemberlakuan PPKM Mikro
Apalagi Umat Kristiani akan segera menjalankan Misa Tri Hari Suci menyambut Paskah.
"Dengan kejadian bom bunuh diri yang menyasar Gereja, maka Kabupaten Bantul juga harus meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat tidak perlu takut dan khawatir berlebih," katanya, Senin (29/03/2021).
Orang nomor satu di Kabupaten Bantul itu menjamin pelaksanaan ibadah Tri Hari Suci akan berjalan aman, nyaman, dan damai.
Pihaknya pun akan menggelar rapat Forkopimda untuk menjamin kemanan warga Bantul.
"Pemerintah pasti memberikan jaminan keamanan, keselamatan bagi umat yang menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing," lanjutnya.
Sebelumnya, Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Gereja di wilayah Bantul terkait dengan jadwal kegiatan ibadah.
Tujuannya agar pihaknya dapat membantu pengamanan di Gereja selama perayaan Paskah.
Pihaknya akan menyiapkan personil, baik untuk pengamanan terbuka maupun tertutup.
Selain Polres Bantul, pihaknya juga akan mengerahkan petugas polsek-polsek untuk pengamanan.
Baca juga: Muncul Klaster Takziah di Dua Padukuhan, Pemkab Sleman Minta Warga Patuhi Prokes
"Kami menyiapkan personel untuk pengamanan terbuka atau tertutup, baik dari polres maupun polsek. Personel sekitar 500 orang akan dikerahkan ke seluruh Bantul," terangnya.
Ia mengimbau agar gereja meningkatkan pengawasan di lingkungan Gereja.
Bagi Gereja yang memiliki CCTV diharapkan melakukan pengecekan.
Ia juga meminta agar pengurus Gereja melakukan pemeriksaan barang bawaan setiap orang yang memasuki lingkungan Gereja selama perayaan Paskah.
"Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan bisa segera menghubungi kami," tambahnya. (maw)