Pendidikan

Kuliah Tatap Muka Belum Bisa Dimulai, Kampus Terkendala Screening Mahasiswa dan Vaksin Dosen

Belum terlaksananya vaksinasi bagi para dosen dan tenaga kependidikan (tendik) menjadi kendala utama kuliah tatap muka.

Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
5bestthings.com
ilustrasi 

"Kami menghargai keputusan Sri Sultan, kita semua sudah merindukan kuliah tatap muka," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Panut, pihaknya masih akan membahas apakah blended learning (perkuliahan bauran daring dan luring) sudah dapat dimulai pada 11 April 2021 atau pada paruh kedua semester ini.

"Yang krusial mulai 11 April itu sudah bisa bauran apa belum, tergantung evaluasi kita," imbuhnya.

Kendati demikian, Panut yakin pada Agustus 2021 atau bertepatan dengan tahun ajaran baru kelak, UGM akan memulai perkuliahan secara tatap muka terbatas.

"Nanti mekanismenya kami atur (kuliah tatap muka Agustus), kalau pun harus kami biayai ya kami biayai. Perkiraan saya Agustus sudah terjadi penurunan kasus, vaksinasi sudah lebih banyak. Sampling screening GeNose mungkin cukup bagi mahasiswa yang belum divaksin," bebernya.

Terpisah, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNY, Prof Dr Edi Purwanta mengatakan UNY saat ini pun masih melakukan perkuliahan daring, setidaknya sampai minggu pertama April 2021.

Ia menerangkan, saat ini pihak UNY masih mendiskusikan kapan sebaiknya perkuliahan tatap muka dimulai. 

Baca juga: UNY Harapkan Semua Dosen dan Tendik Divaksinasi Sebelum Kuliah Tatap Muka

"Karena pernah dibuka kegiatan di laboratorium tetapi peserta yang hadir tidak taat. Ada yang positif (Covid-19) hadir, lalu terdeteksi, jadi dia harus dikarantina dan disembuhkan dulu. Ke depan itu yang akan kami diskusikan," ungkapnya. 

Pihaknya saat ini pun masih menunggu perkembangan program vaksinasi bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan UNY

"Kami sudah mengusahakan vaksinasi para pengajar. Mudah-mudahan vaksin segera terealisasi. Kami terus berupaya untuk bisa kuliah luring. Ada mahasiswa yang belum pernah ketemu walaupun sudah jadi mahasiswa," bebernya. 

Ia menambahkan, hingga kini ada 35 dosen lansia UNY dengan komorbid yang telah memeroleh vaksinasi COVID-19 melalui kerja sama dengan UGM

"Dipanggil oleh UGM untuk bergabung (vaksinasi lansia). Kami sedang berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi untuk vaksin dan tenaga kesehatannya dengan Dinkes Sleman. Kami fasilitasi, yang penting seluruh tendik dan dosen bisa divaksin semuanya," tandasnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved