Pendidikan
UNY Harapkan Semua Dosen dan Tendik Divaksinasi Sebelum Kuliah Tatap Muka
UNY masih melakukan perkuliahan daring, setidaknya sampai minggu pertama April 2021.
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah mengizinkan perguruan tinggi untuk menggelar perkuliahan tatap muka selama perpanjangan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro pada 22 Maret hingga 5 April 2021 mendatang.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNY, Prof Dr Edi Purwanta mengatakan UNY masih melakukan perkuliahan daring, setidaknya sampai minggu pertama April 2021.
Pada prinsipnya, jelas Edi, pihaknya masih menjalankan protokol COVID-19 dalam perkuliahan.
Baca juga: Pemda DIY Izinkan Kuliah Tatap Muka di PPKM Mikro Ketiga, UNY Kaji Kebijakan Pembelajaran Luring
Terlebih, para mahasiswa dan calon mahasiswa berasal dari berbagai penjuru daerah.
"Sehingga kami tetap memerhatikan itu. Namun jika tidak menimbulkan kerumunan tidak masalah. Misal, pelatihan bulu tangkis tidak masalah," ungkapnya kepada Tribunjogja.com, Senin (22/3/2021).
Ia menerangkan, saat ini pihak UNY masih mendiskusikan kapan sebaiknya perkuliahan tatap muka dimulai.
"Karena pernah dibuka kegiatan di laboratorium tetapi peserta yang hadir tidak taat. Ada yang positif (Covid-19) hadir, lalu terdeteksi, jadi dia harus dikarantina dan disembuhkan dulu. Ke depan itu yang akan kami diskusikan," ungkapnya.
Pihaknya saat ini pun masih menunggu perkembangan program vaksinasi bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan UNY.
Baca juga: Mahasiswa UNY Formulasikan Belimbing Wuluh untuk Menyembuhkan Jerawat Tanpa Kimiawi
"Kami sudah mengusahakan vaksinasi para pengajar. Mudah-mudahan vaksin segera terealisasi. Kami terus berupaya untuk bisa kuliah luring. Ada mahasiswa yang belum pernah ketemu walaupun sudah jadi mahasiswa," bebernya.
Ia menambahkan, hingga kini ada 35 dosen lansia UNY dengan komorbid yang telah memeroleh vaksinasi Covid-19 melalui kerja sama dengan UGM.
"Dipanggil oleh UGM untuk bergabung (vaksinasi lansia). Kami sedang berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi untuk vaksin dan tenaga kesehatannya dengan Dinkes Sleman. Kami fasilitasi, yang penting seluruh tendik dan dosen bisa divaksin semuanya," tambahnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/20-daftar-jurusan-favorit-di-uny-dan-daya-tampung-sbmptn-2020.jpg)