Breaking News:

Pemda DIY Izinkan Kuliah Tatap Muka di PPKM Mikro Ketiga, UNY Kaji Kebijakan Pembelajaran Luring

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan mengkaji kebijakan kuliah tatap muka di masa pandemi Covid-19 secara komprehensif.

Penulis: Ardhike Indah
Editor: Kurniatul Hidayah
dok.istimewa
ilustrasi berita pendidikan 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan mengkaji kebijakan kuliah tatap muka di masa pandemi Covid-19 secara komprehensif.

Hal ini menanggapi kebijakan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diperpanjang hingga 5 April 2021.

Salah satu kebijakan barunya adalah kampus boleh mengadakan kuliah tatap muka dengan skala terbatas.

Menurut Wakil Rektor bidang Akademik UNY, Prof Dr Margana MHum MA, pihaknya mengutamakan keselamatan semua pihak berkaitan dengan pembelajaran luring.

Baca juga: Sleman Kembangkan Lahan Demplot Bawang Merah di Tiga Desa 

“Setidaknya, kami akan melakukan tiga tahap. Pertama, mengkaji secara komprehensif keamanan pembelajaran luring di masa pandemi,” bukanya ketika dihubungi Tribun Jogja, Kamis (18/3/2021).

Sementara, langkah kedua adalah menyimpulkan hasil kajian itu dan merekomendasikan metode kuliah tatap muka dengan protokol kesehatan (prokes) lengkap.

“Ketiga, kalau dari hasil kajian sudah pas, maka kami tidak serta merta masuk 100 persen seperti dulu. Paling ya 50/50,” tambahnya.

Artinya, mahasiswa tidak bisa 100 persen masuk dalam satu waktu. Mereka diminta untuk kuliah bergantian.

“Misal, jika satu kelas 40, kami tidak bisa isi 40 semuanya. Harus ada jarak satu dan lainnya. Maka, 20 mahasiswa bisa kuliah di pertemuan ganjil, 20 lainnya di pertemuan genap,” beber Margana.

Mahasiswa yang giliran tidak masuk ke kampus bisa mengikuti kuliah via Zoom atau sesuai kesepakatan.

“Saat ini, banyak Orang Tanpa Gejala (OTG), belum lagi varian baru virusnya. Maka, kami mengkaji betul bagaimana metode kuliah yang pas di masa pandemi. Jangan sampai karena ini kasusnya meningkat,” ucapnya lagi.

Baca juga: Direncanakan Dibangun Pada 2022, Hotel Mutiara Kota Yogyakarta Masih Dalam Perencanaan DED

Meski begitu, UNY tetap melakukan kuliah tatap muka khusus untuk praktik saja dengan prokes ketat.

Jika kuliah tatap muka diselenggarakan, maka pihaknya akan bekerjasama dengan pemerintah setempat.

“Biar tidak ada miskomunikasi apakah mahasiswa harus menunjukkan surat rapid atau Genose. Kami kaji dulu pokoknya,” tandas Margana. (ard)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved