Breaking News:

Jawa

270 Tanah Kas Desa di Klaten Akan Diterjang Proyek Tol Yogya-Solo, Begini Proses Pelepasan Asetnya

Satker pembangunan proyek trans Jawa itu masih terus melakukan inventarisasi dan identifikasi untuk memastikan luasan TKD yang terdampak.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Almurfi Syofyan
Penampakan patok tol pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo yang berada di sebuah persawahan di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sebanyak 270 bidang tanah kas desa (TKD) yang tersebar di 50 desa dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Klaten bakal digilas oleh pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.

Saat ini, Satuan Kerja (Satker) pembangunan proyek trans Jawa itu masih terus melakukan inventarisasi dan identifikasi untuk memastikan luasan TKD yang terdampak tersebut.

"Kalau jumlahnya di perencanaan itu ada 270 bidang tanah kas desa yang ikut terdampak pembangunan tol Yogyakarta-Solo di Klaten," ujar Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Klaten, Agung Taufik Hidayat saat ditemui di Desa Kranggan, Selasa (16/3/2021).

Ia mengatakan, Satker pembangunan tol Yogyakarta-Solo telah melakukan pembayaran uang ganti rugi (UGR) bagi warga pemilik tanah yang ada di enam desa di Klaten.

Baca juga: Uang Ganti Rugi Pembangunan Jalan Tol Yogya-Solo Rp95,1 Miliar Bakal Guyur Satu Desa di Klaten

"Dari enam desa itu. UGR yang dibayarkan kepada warga pemilik tanah. Kalau TKD belum ada dilakukan pembayaran karena masih menunggu persetujuan," jelasnya.

Agung pun menjelaskan teknis pelepasan dan pembayaran UGR tanah kas desa yang ikut diterjang proyek strategis nasional (PSN) itu.

"Pembayaran tanah kas desa memerlukan persetujuan dari musyawarah desa dengan BPD dulu. Setelah musyawarah desa itu, baru diajukan permohonan pelepasan aset TKD itu ke Bupati," ujarnya.

Setelah itu, lanjut Agung Taufik Hidayat, dari Bupati Klaten juga diteruskan persetujuan pelepasan aset TKD tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah.

"Bila telah mendapat persetujuan Gubernur baru bisa dilakukan pembayaran TKD itu," jelasnya.

Baca juga: 1.227 Bidang Tanah Terdampak Tol Yogya-Solo di Klaten telah Rampung Diidentifikasi dan Inventarisasi

Sementara itu, Kepala Desa Kranggan, Gunawan Budi Utomo mengatakan jika di desa yang ia pimpin terdapat 8 bidang tanah kas desa yang ikut diterjang pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo.

"Tanah kas desa sebanyak 8 bidang itu jika ditotal luasnya sekitar 8.000 meter persegi," katanya.

Ia pun menambahkan, jika pihaknya bersama perangkat desa setempat telah mencarikan pengganti tanah kas desa yang bakal diterjang jalan tol tersebut.

"Saat ini kita langsung mencari pengganti tanah kas desa ini. Kita usahakan dapat gantinya di desa ini juga dan posisi tanahnya juga bagus," imbuh dia. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved